Jumat, 18 Agustus 2017

PetroChina Raih Penghargaan Laporan Keberlanjutan 2015


Minggu, 20 Desember 2015 | 21:38:14 WIB


Ketua Tim Dewan Juri Sustainability Report Award 2015 Sarwono Kusumaatmadja menyerahkan piala kepada Budi Setiadi, Vice President PetroChina International Companies in Indonesia bidang Kemitraan dan Hubungan Pemerintah, di Jakarta, 15 Desember 2015.  Dalam penghargaan tersebut, PetroChina meraih Best First Time Report (Pelaporan Pertama Terbaik).
Ketua Tim Dewan Juri Sustainability Report Award 2015 Sarwono Kusumaatmadja menyerahkan piala kepada Budi Setiadi, Vice President PetroChina International Companies in Indonesia bidang Kemitraan dan Hubungan Pemerintah, di Jakarta, 15 Desember 2015. Dalam penghargaan tersebut, PetroChina meraih Best First Time Report (Pelaporan Pertama Terbaik). / Ikbal Ferdiyal

JAKARTA - PetroChina International Companies in Indonesia berhasil meraih Penghargaan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report Award) 2015 untuk kategori Pelaporan Pertama (First Time Report). Ketua dewan juri Sustainability Report Award 2015, sekaligus anggota Dewan Penasihat NCSR, Sarwono Kusumaatmadja, menyerahkan langsung piala penghargaan kepada Vice President Kemitraan dan Hubungan Pemerintah PetroChina, Budi Setiadi.

Acara penganugerahan Penghargaan Laporan Keberlanjutan tersebut berlangsung di Jakarta pada Selasa malam, 15 Desember 2015, di Hotel Mulia. PetroChina berhasil mengungguli perusahaan-perusahaan lain yang membuat Laporan Keberlanjutan pertama untuk periode pelaporan tahun 2014.

Penghargaan ini digagas oleh National Center for Sustainability Reporting (NCSR), sebuah organisasi independen yang mendampingi, mengembangkan, dan menilai kinerja para perusahaan yang berkomitmen melaksanakan pembangunan berkelanjutan (sustainable development) di Indonesia. Tahun ini, NCSR menggelar penghargaan ini untuk ke 11 kalinya.

Budi Setiadi menjelaskan, Laporan Keberlanjutan PetroChina merangkum kebijakan, dampak-dampak yang timbul, dan kinerja perusahaan di bidang ekonomi, lingkungan, dan sosial. “Laporan ini adalah usaha PetroChina untuk meningkatkan transparansi, terutama terhadap para pemangku kepentingan yang selama ini sudah mendukung aktivitas bisnis kami di Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui laporan tersebut PetroChina ingin menyampaikan terimakasih kepada para pemangku kepentingan, khususnya masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasi. “Ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi, juga kami sampaikan kepada para karyawan kami atas keberhasilan usaha PetroChina di negeri ini,” tegasnya.

Menurut Budi, laporan ini sekaligus meneguhkan komitmen PetroChina untuk terus melaksanakan pembangunan berkelanjutan dalam pengembangan aktivitas bisnis, ketenagakerjaan, dan tanggung jawab sosial di masa mendatang.

“Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang energi, fokus kami adalah turut serta dalam mewujudkan ketahanan energi dan pembangunan ekonomi di pusat dan daerah. PetroChina akan berusaha meningkatkan aktivitas bisnis dengan tetap memerhatikan aspek lingkungan dan menaati peraturan yang ada,” jelasnya.

Dalam kesempatan pemberian penghargaan, Sarwono Kusumaatmadja menjelaskan bahwa sudah saatnya kalangan non-pemerintah berperan aktif dalam pengendalian perubahan iklim demi masa depan yang lebih baik bagi semua. “Komunitas bisnis justru harus menginspirasi yang lain untuk menjalankan usaha-usaha penyelamatan lingkungan,” ujar mantan Menteri Lingkungan Hidup ini.

PetroChina International Companies in Indonesia merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) yang mengoperasikan beberapa blok minyak dan gas di Indonesia di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas. PetroChina adalah operator Blok Jabung di Jambi dan memiliki mitra Petronas Carigali (Jabung) Ltd., PP Oil & Gas (Indonesia-Jabung) Ltd., dan Pertamina Hulu Energi Jabung. PetroChina juga memiliki wilayah kerja di Bangko (Jambi), Sorong (Papua Barat) dan Tuban (Jawa Timur).




Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments