Rabu, 23 Agustus 2017

Aturan ASN Dua Tahun tak Boleh Diganti Hanya untuk Eselon I dan II


Senin, 25 Januari 2016 | 09:58:49 WIB


 Pj Gubernur saat melantik pejabat di lingkungan Pemprov Jambi.
Pj Gubernur saat melantik pejabat di lingkungan Pemprov Jambi. / Hendro

JAMBI – Aturan yang memuat pejabat daerah yang dilantik tidak boleh diganti dalam dua tahun, ternyata hanya berlaku untuk pejabat setingkat Eselon I dan II saja. Sementara, untuk pejabat eselon III dan IV tetap bisa diganti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.     

Aturan ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam pasal 116 ayat (1) disebutkan, pejabat pembina kepegawaian dilarang mengganti pejabat pimpinan tinggi atau yang setara dengan eselon II dan I selama 2 (dua) tahun terhitung sejak pelantikan pejabat tersebut.

Kemudian juga tertuang, pengecualiannya, yakni pejabat eselon II dan I itu bisa diganti ketika melanggar ketentuan Peraturan Perundang-Undangan dan tidak lagi memenuhi syarat jabatan yang ditentukan. Dalam ayat (2) juga disebutkan, pejabat eselon II dan I hanya bisa diganti sebelum dua tahun atas persetujuan Presiden.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi, Fauzi Syam, saat dikonfirmasi terkait masalah ini tidak membantahnya. Namun ia tidak menjelaskan secara rinci mengenai aturan itu. “Kalau aturannya, ya berkaca dari Undang-Undang ASN,” ujarnya singkat.

Masalah ini sebelumnya sempat menjadi perbincangan hangat dikalangan PNS Provinsi Jambi. Pasalnya, aturan itu disebutkan Penjabat Gubernur Jambi, Irman, ketika me-reshuffle 60 pejabat Pemprov Jambi 8 Januari lalu.

Saat itu Irman mengatakan, seluruh pejabat yang telah dilantik tersebut tidak boleh diganti lagi selama dua tahun, sesuai aturan ASN. Terang saja, hal ini menuai banyak reaksi.


Penulis: Anton
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments