Minggu, 26 Februari 2017

Honda dan Toyota Rajai Pasar City Car


Jumat, 21 Oktober 2016 | 10:49:39 WIB


FUN TO DRIVE: Meski ukurannya kecil, fitur yang disematkan dalam Toyota Yaris lebih baik daripada mobil keluarga.
FUN TO DRIVE: Meski ukurannya kecil, fitur yang disematkan dalam Toyota Yaris lebih baik daripada mobil keluarga. / RAKA DENNY/JAWA POS

JAKARTA - Pasar mobil kota terbagi menjadi dua segmen. Yakni, segmen A yang diisi produk dengan kapasitas mesin 1.000–1.200 cc dan segmen B yang menggunakan mesin 1.300–1.500 cc.

Pada segmen B, Honda Jazz dan Toyota Yaris menjadi penguasa. Jika digabungkan, pangsa pasar dua mobil hatchback itu lebih dari 90 persen.

Pada segmen A, persaingan lebih seru. Sejak Januari–September, Honda Brio memimpin 37 persen, disusul Mitsubishi Mirage (17 persen), Toyota Etios (17 persen), Daihatsu Sirion (13 persen), Nissan March (11 persen), dan Suzuki Splash (4 persen).

”City car itu bisa dibilang paling ramai. Meski pasarnya tidak besar, tapi ramai. Hampir semua merek ada di situ,” kata Marketing Director Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra.

Selain karena permintaan pasar yang terus tumbuh, city car kerap menjadi pilihan mobil pertama.

Karena itu, produsen berupaya memberikan kesan pertama yang istimewa, bukan hanya dari sisi fitur dan kecanggihan, tapi juga desain dan warna.

Kelengkapan fitur menjadi tuntutan. Sebab, city car membidik mahasiswa, eksekutif muda, perempuan karir, hingga ibu rumah tangga.

Tak mengherankan, fitur yang memudahkan konsumen perempuan, seperti transmisi otomatis, menjadi salah satu pertimbangan membeli city car.

Head of Mitsubishi Motor Corporation (MMC) Sales and Marketing Group PT Kramayudha Tiga Berlian Motor (KTB) Imam Choeru Cahya mengakui, pihaknya mengarahkan Mirage masuk hingga ke segmen pelajar dan mahasiswa.

Namun, perluasan target tersebut berhadapan dengan mobil murah ramah lingkungan (low cost and green car/LCGC). Meski dari sisi fitur dan desain kalah jauh, harga LCGC memang lebih terjangkau daripada city car.

KTB menganggap, city car sangat penting dalam menjaga kompetisi di pasar otomotif nasional. Pertumbuhan pasarnya juga menggembirakan.

Selain sebagai mobil pertama, mobil kota kini menjadi kendaraan pelangkap untuk menunjang aktivitas harian.

”Pemilik MPV dan sport utility vehicle butuh mobil tambahan untuk aktivitas anggota keluarga. Pilihannya city car karena bentuknya kompak dan konsumsi bahan bakarnya efisien,” terang Imam.

”Efisiensi dan kelincahan menjadi pertimbangan utama ketika membeli city car,” imbuhnya.

Selain model dan warna yang lebih beragam jika dibandingkan dengan MPV dan SUV, aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama calon konsumen. Fitur lainnya adalah penunjang kegembiraan (fun to drive).


Penulis: (gen/c5/noe/jos/jpnn)
Editor:
Sumber: jawapos.com

TAGS:


comments