Kamis, 21 Juni 2018


Nenek-nenek Dirampok di Paris, Rp 71 Miliar Melayang


Rabu, 23 November 2016 | 14:26:53 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

PADA Senin petang (21/11) perampokan kembali terjadi di kawasan utara Kota Paris. Tepatnya, di area Bandara Le Bourget. Bak adegan film laga, sejumlah pria bersenjata yang menutup wajah mereka dengan kain mencegat Bentley berpenumpang dua orang. Para penjahat itu lantas menyemprotkan gas air mata untuk melumpuhkan korban.

Saat dua korban dan sopirnya sibuk mencari pertolongan, para perampok menggasak harta benda korban. Seluruh barang berharga milik korban diambil. Kabarnya, korban adalah dua perempuan asal Qatar yang sama-sama sudah berusia lanjut. Yakni, lebih dari 60 tahun.

"Semuanya mereka bawa. Perhiasan, barang ber­harga, pakaian, dan koper milik korban diambil perampok," ungkap salah seorang saksi mata.

Kepolisian setempat melaporkan bahwa nilai nominal barang-barang berharga milik dua nenek itu berkisar 5 juta euro atau setara Rp 71,37 miliar.

Ketika perampokan tersebut terjadi, Bentley sewaan dua wisatawan itu baru saja meninggalkan bandara yang memang hanya melayani penerbangan pribadi tersebut. Para perampok menggiring sopir ke bahu jalan, kemudian memaksanya menghentikan mobil.

Salah seorang saksi mata menjelaskan, sopir menghentikan mobilnya di dekat sebuah SPBU. Kuat dugaan, perampokan dengan kekerasan tersebut terjadi di sana. Sekitar dua tahun lalu, seorang pangeran asal Arab Saudi menjadi korban perampokan di lokasi yang sama.  

"Ini memang jalur yang sangat disukai oleh perampok spesialis orang kaya. Sasaran mereka adalah mobil mewah yang melintas atau terjebak macet," kata polisi.

Awal bulan ini, Pemerintah Prancis sepakat mengucurkan dana ekstra ke kawasan wisata demi peningkatan pengamanan.


Penulis: (BBC/theindependent/hep/c20/any)
Editor:
Sumber: jawapos.com

TAGS:


comments