Senin, 24 April 2017

Waspada... Penderita DBD di Tanjabbar Meningkat


Minggu, 04 Desember 2016 | 16:35:40 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

KUALATUNGKAL – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) terus mengalami peningkatan. Selama November 2016 saja, penderita DBD yang ditemukan sudah mencapai 12 kasus.

 

Kabid P2PL Dinas Kesehatan Tanjabbar, Sekarti Kani mengatakan, 11 kasus diantaranya positif DBD dan 1 kasus suspect. Temuan tersebut terbanyak melanda warga di wilayah Desa Bram Itam Kanan, Kecamatan Bram Itam.

 

"Penderitanya kebanyakan anak-anak. Ada 12 kasus yang kita temukan" ujarnya.

 

Untuk mengantisipasi penyebaran kasus, Pihaknya menurunkan tim untuk melakukan fogging di wilayah endemis. Selain itu, pihaknya juga melakukan abatisasi dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) terutama di wilayah sekitar Kecamatan Tungkal Ilir.

 

Ia menjelaskan, selain wilayah endemis, temuan kasus DBD juga terjadi dengan munculnya penderita yang datang dari wilayah tetangga yang akhirnya di rawat di Tanjabbar. 

Jumlah penderita DBD datang di tahun 2016 sebanyak 4 kasus dari temuan warga Pangkal Duri Kabupaten Tanjab Timur dan Pulau Kijang, Inhil. Dari data Dinas Kesehatan Tanjabbar sepanjang tahun 2016 tercatat total 171 temuan kasus DBD dengan total 122 kasus positif DBD dan 69 lainya hanya suspect.

 

Secara rinci, bulan Januari terjadi 33 kasus, Februari 34 kasus, Maret 29 kasus, April 21 kasus. Temuan penderita DBD mulai menurun pada bulan Mei sebanyak 6 kasus, Juni 4 kasus, Juli dan Agustus masing- masing 9 kasus.

 

Temuan kasus DBD kembali meningkat seiring dengan berubahnya iklim cuaca memasuki musim penghujan sejak bulan September 11 kasus dan bulan Oktober sebanyak 15 kasus dan November 12 kasus. 

 

"Karena itu, kita juga mengimbau warga agar sesegera mungkin melapor supaya tidak terlambat perawatan dan pengobatannya,". Pungkasnya.


Penulis: Muammar Solihin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments