Selasa, 19 Desember 2017

1.700 Warga Jambi Terserang DBD, 15 Orang Meninggal Dunia


Jumat, 09 Desember 2016 | 16:35:29 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI – Kasus Deman Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Jambi setiap tahunnya selalu terjadi. Dibanding tahun lalu, pada 2016 ini, trend penyakit disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti meningkat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Andi Pada mengatakan, saat ini memang sudah lebih dari 1.700 kasus DBD di Provinsi Jambi. 15 orang diantaranya meninggal dunia.

Namun, jumlah ini belum menjadikan Provinsi Jambi berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD. “Status tidak KLB. Karena yang KLB itu jika terjadi peningkatan yang luar biasa dibandingkan tahun sebelumnya atau periode sebelumnya,” katanya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, tahun 2016 selama kurun waktu Januari hingga Oktober lalu, jumlah penderita DBD adalah 1.784 kasus, 15 orang meninggal dunia.

Dibandingkan tahun lalu, jumlah ini lebih banyak. Tahun 2015, jumlah kasus DBD selama satu tahun adalah 1.138 kasus dan 9 orang meninggal.Dari total kasus tahun 2016 itu, Kota Jambi dengan jumlah kasus DBD terbanyak yakni 848 kasus dengan korban meninggal sebanyak 9 orang. Kemudian Batanghari sebanyak 164 kasus dengan korban meninggal dua orang.

Andi Pada mengatakan, Kota Jambi dari tahun ketahun memang daerah dengan kasus DBD terbanyak dibandingkan dengan 10 kabupaten/kota lainnya.
Dia menyebtukan, ini dipengaruhi oleh kepadatan penduduk. “Namun saat ini penanganan di Kota Jambi sudah jauh lebih baik, ada kader Jumantik juga sekarang,” katanya. 


Penulis: Ardiansyah
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments