Jumat, 20 Januari 2017

Komisi IV DPRD Provinsi Setuju Jika UN Dihapuskan


Kamis, 15 Desember 2016 | 21:41:14 WIB


Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, Bustami Yahya
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, Bustami Yahya / dok.metrojambi.com

JAMBI – Wacana penghapusan Ujian Nasional (UN) oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, rupanya tak semua ditolak oleh pejabat pemerintah. Buktinya, Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, justru mendukung wacana penghapusan itu.

Alasannya sederhana, UN selama ini dinilai cukup menyulitkan bagi sekolah-sekolah dengan mutu atau kualitas pendidikan yang rendah. Ini dikatakan langsung Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, Bustami Yahya.

Ia mengatakan, selama ini UN diselenggarakan sebagai syarat kelulusan. Standar yang digunakan seragam yang diatur oleh pusat. Sementara itu, kualitas pendidikan di Indonesia tidak bisa diseragamkan. Khususnya di daerah pinggiran dan pelosok dengan akses informasi yang sangat terbatas.

Menurutnya, standar dalam UN selama ini dirasa kurang adil. Khususnya, bagi sekolah yang jauh dari perkotaan. Sekolah yang berada di pedalaman sangat minim sarana dan prasarana. Apalagi di era digital saat ini, siswa di pedalaman sangat awam dengan informasi teknologi.

Sehingga, sambungnya, sekolah dipinggiran tidak bisa disamakan dengan siswa yang bersekolah di perkotaan, yang bisa mengakses informasi. “Ini agak kurang fair bagi sekolah yang berada di pedalaman. Siswa yang sekolah di pedalaman, kualitas pendidikan yang mereka dapatkan tidak bisa disamakan dengan siswa di kota besar, apalagi di Jakarta,” kata Bustami, Kamis (15/12).

Penghapusan UN ini dinilainya cukup bijaksana, namun harus ada alternatif lainnya sebagai penentu kelulusan. Tetap harus ada ujian, namun disesuaikan dengan kemampuan dan kualitas penyelenggaraan pendidikan di daerah masing-masing. “Ini tentu harus ada regulasi juga,” pangkasnya.


Penulis: Ardiansyah
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments