Sabtu, 19 Agustus 2017

Waduh! Guru Honorer SMA/SMK Cuma Digaji 10-17 Ribu Per Jam


Senin, 19 Desember 2016 | 10:57:24 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI – Pasca peralihan kewenangan pengelolaan SMA dan SMK dari kabupaten/kota ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, masih menyisakan masalah. Yakni, persoalan mengakomodir guru honorer atau guru tidak tetap.

Tercatat, ada 5.038 guru honorer SMA/SMK yang dilimpahkan ke provinsi. Untuk mengakomodir keseluruhan guru ini dibutuhkan anggaran Rp 95 miliar, sementara di 2017 DPRD Provinsi Jambi hanya menyetujui Rp 32 miliar anggaran pembayaran gaji honorer tersebut.

Masalah ini, kemudian memaksa Pemprov Jambi berfikir keras. Alhasil, Pemprov membuat kebijakan yang dianggap membuat nasih honorer kian tak jelas. Kebiajakan itu yakni, pembayaran gaji honorer per jam pelajaran.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Rahmad Derita mengatakan, jumlah pembayaran guru tidak tetap itu per jam berkisar Rp 10 - 17,5 ribu. Ini berlaku untuk semua guru tidak tetap yang ada.

"Semua guru honorer kita akomodir, tidak ada seleksi. Tapi kita bayar gaji per jam, dalam hal ini kita hanya ingin melihat mana guru yang berada di sekolah," ucapnya.

Sekda Provinsi Jambi, Ridham Priskap, mengatakan, pembayaran gaji per jam ini masih diuji coba, sambil dievaluasi ke depan.
Apabila pembayaran gaji guru tidak tetap dilakukan dengan sistem per bulan dan jumlahnya sekitar Rp 1,3 juta, dibutuhkan dana sebesar Rp 95 miliar. Sehingga dipilihlah cara pembayara per jam.  "Untuk semua akan kita akomodir, tapi akan kita evaluasi cara mana yang baik untuk ini," katanya.


Penulis: Ardiansyah
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments