Senin, 26 Juni 2017

Kisah Pasukan Garuda di Lebanon Sedot Animo Pecinta Film


Senin, 26 Desember 2016 | 10:30:25 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

PEMUTARAN film Pasukan Garuda: I Leave My Heart in Lebanon, di bioskop tanah air memasuki minggu kedua.Berdasar pantauan di lapangan, film yang diproduksi TeBe Silalahi Pictures itu masih terus diminati pencinta film Indonesia.

Termasuk para prajurit yang tergabung dalam Kontingen Garuda yang baru tiba di Indonesia setelah 12 bulan bertugas di Lebanon. Mereka berbondong-bondong mendatangi bioskop di kawasan Cibinong untuk menonton film tersebut.

’’Sebelumnya, para prajurit yang akan berangkat ke Lebanon juga ikutan nonton. Mereka takut tidak kebagian filmnya. Di Lebanon kan tidak tahu ada bioskop atau tidak. Kalau menunggu pulang, filmnya keburu tidak tayang di bioskop,’’ tutur Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Brigjen Achmad Marzuki saat ditemui di ruang kerjanya Jumat (24/12).

T.B. Silalahi selaku executive producer menjelaskan bahwa pemutaran film sengaja dipilih pada 15 Desember karena bertepatan dengan Hari Juang Kartika yang menjadi hari penting bagi TNI-AD.

Hari Juang Kartika menjadi hari peringatan Pertempuran Ambarawa sekaligus hari jadi TNI-AD. ’’Ini jadi kado untuk Angkatan Darat dan seluruh masyarakat Indonesia,’’ katanya.

Lewat film itu, T.B. Silalahi juga ingin memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa TNI punya prestasi yang baik di luar negeri. Pasukan Garuda menjadi salah satu pasukan perdamaian terbaik di dunia. Tidak hanya mengandalkan skill militer, Pasukan Garuda juga menjunjung tinggi sopan santun dan ramah tamah yang menjadi ciri khas Indonesia. Hal itu dibenarkan Marzuki.

’’Itu juga yang membuat kita dekat dengan masyarakat sekitar. Masyarakat sekitar camp kita di sana biasanya fasih berbahasa Indonesia karena sering berinteraksi dengan prajurit kita di sana,’’ kata Marzuki.


Penulis: (and/c15/ayi)
Editor:
Sumber: jpnn.com

TAGS:


comments