Senin, 25 September 2017

Baru 4 Perusahaan di Tanjabtim yang Keluarkan CSR


Jumat, 30 Desember 2016 | 10:35:20 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

MUARASABAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjungjabung Timur terus berupaya meminta perusahaan yang beroperasi di wilayah itu memenuhi kewajibannya menyumbangkan Corporate Social Responsibility (CSR).Harapannya, dengan CSR ini perusahaan bisa membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan di wilayah itu.

Saat ini, tercatat dari 46 perusahaan yang beroperasi di wilayah itu, baru 4 perusahaan yang mengeluarkan CSR. Ini diungkap Kepala Bapeda Tanjabtim, Agus Pirngadi, saat rapat forum CSR, Kamis (29/12). "Baru ada empat perusahaan yang mengeluarkan CSR, yakni SKK Migas-Petrochina, BANK BRI, BANK Jambi dan PT. WKS. Yang lain belum,” tegasnya.

Agus Pirngadi menjelaskan, kedepan penyaluran CSR diminta untuk diintegrasikan dengan pemerintah, agar penyaluran CSR tepat sasaran dan transparansi juga dapat dilakukan. Sebab, sesuai aturan yang ada, penyaluran CSR harus transparan.

Penyaluran CSR, kata dia, harus menyasar penduduk miskin yang ada di Tanjabtim. Hal itu dilakukan karena memang angka kemiskinan ditanjabtim tertinggi di Provinsi Jambi, mencapai 14 persen atau sebanyak 30.182 jiwa.

Pemerintah Ancam Bersikap Keras

Sementara itu, Wakil Bupati Tanjabtim, Robby Nahliansyah menegaskan, bagi perusahaan yang belum menyalurkan CSR, sementara akan terus diimbau.

Tapi, kalau memang komunikasi dan upaya-uapaya yang dilakukan nantinya tidak membuahkan hasil, Pemda akan mengambil kebijakan tegas.

"Sementara kita imbau, kita juga tidak mau menutup keran investasi di wilayah ini. Kita tidak mau terlalu keras, tapi kalau upaya sudah kita lakukan tetap tidak ada hasil, ya kalau maunya kita keras, ayo monggo kita akan layani itu," tegasnya.


Penulis: Ardiansyah
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments