Selasa, 21 Februari 2017

Mengelola Konflik


Jumat, 30 Desember 2016 | 10:43:26 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

Dengan adanya konflik kita juga bisa menilai efektifitas kepemimpinan seseorang dari bagaimana ia mampu mengendalikan dan mengelola konflik. Bila kita mau tetap berfikir positif maka ada empat manfaat positif dari konflik ini; pertama membangun keterpaduan kelompok, selama ini banyak kelompok/ormas yang beridelogi sama tetapi sering berjalan sendiri-sendiri dalam mencapai tujuan yang sama, sehingga dengan adanya kejadian ini semua sadar bahwa persatuan dan toleransi merupakan kunci sukses menjaga kemajemukan dan kedamaian di Bumi Nusantara.

Manfaat yang kedua menciptakan kreatifitas, setelah kejadian ini pemerintah dan masyarakat perlu banyak membuat berbagai macam kegiatan yang menonjolkan toleransi dan kebhinekaan seperti pameran budaya lintas agama, gathering/outbond pemuda nusantara dll.

Manfaat ketiga yang dapat kita petik adalah terjadinya perubahan sosial yang konstruktif, dimana masyarakat merasa penting menjaga lingkungan masing-masing dan tidak mudah terpancing profokasi yang bertujuan mengadu domba masyarakat. dan manfaat keempat, peningkatan fungsi kekeluargaan/kebersamaan, jelas sekarang telah terjadi degradasi moral dari generasi muda kita sehingga dengan adanya kasus ini lebih meningkatkan rasa kebersamaan, melatih diri untuk mendengar dan mempelajari perbedaan, minimalisasi ketidakcocokan antar umat beragama.
Mari kita jaga Bumi Pertiwi ini, Bumi Sepucuk Jambi Sembilah Lurah, kita semua satu, kita Indonesia.

(Penulis adalah Dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jambi)


Penulis: Mochammad Farisi, SH, LL.M, Dosen Fisipol Unja
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments