Senin, 21 Agustus 2017

Korban Diancam 3 Hari Mati Disantet atau Telanjang Keliling Kampung


Senin, 09 Januari 2017 | 18:37:15 WIB


Mantan napi yang jadi dukun cabul saat diamankan Polres Merangin
Mantan napi yang jadi dukun cabul saat diamankan Polres Merangin / Luncai

JAMBI - Praktek dukun cabul yang dilakukan Suyanto (62) di Perumahan Sabiles, Desa Sungai Gedang, Kecamatan Singkut akhirnya terbongkar.

Ini setelah salah satu korban yang ditipu korban melapor ke Polres Sarolangun. Bunga (26), yang menjadi korban, mengaku diperkosa oleh pelaku.

Namun tak hanya Bunga, diduga sudah ada puluhan wanita yang jadi korban pria paruh baya ini.

“Saat ini yang resmi melapor ke polisi sebagai korban dukun cabul ini sudah ada empat orang. Namun kita terus membuka pengaduan, karena dari pemerikasaan, korban dari dukun cabul ini di perkirakan puluhan orang,” terang Kapolres Sarolangun, AKBP Budiman BP.

Sunyanto, sidukun Cabul diketahui baru 6 bulan bebas dari LP Merangin karena tersandung kasus penipuan dan penggelapan.  Paska bebas dua bulan lalu, Suyatno membuka parktek perdukungan di Singkut.

Usai mencabuli korbannya, menurut Kapolres, dukun palsu ini juga mengancam korbannya untuk tidak menceritakan pada semua orang.

“Jika bercerita, pelaku mengancam akan disantet tiga hari mati. Kalau tidak disantet, korbannya akan di buat gila telanjang sepanjang jalan,” tukasnya

“Setiap akan menggarap korbannya, sidukun cabul ini terlebih dahulu memgonsumsi obat kuat, sekarang obat kuat yang bersangkutan bersama peralatan dukunnya sudah kita sita sebagai barang bukti,” tambah Kapolres.

Untuk tersangka sendiri akan di jerat pasal 286 KUHP dengan ancamab pidana penjara paling lama 9 tahun.


Penulis: Luncai
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments