Kamis, 25 Mei 2017

SDN 14 Kondisinya Memprihatinkan, Ini Tanggapan Kadisdik Muaro Jambi


Selasa, 10 Januari 2017 | 16:54:21 WIB


Kondisi atap bangunan rusak parah
Kondisi atap bangunan rusak parah / Sudir Putra

MUAROJAMBI – Tak hanya akses ke desa, fasilitas pendidikan di Desa Manis Mato Kecamatan Taman Rajo Muaro Jambi begitu memprihatinkan. SDN tersebut hanya memiliki 2 PNS dan 3 guru Hononer.

2 PNS yang bertugas salah satunya merangkap sebagai PLT Kepala Sekolah, yakni Nurkholis, yang sempat dibincangi metrojambi.com.
Kondisinya, SD itu hanya memiliki 6 gedung saja. Yang masih layak pakai pun hanya 3 kelas, sedangkan sisanya, sudah rusak bagian atap dan plafonnya.

“Kalau hujan, siswa harus belajar belajar di bawah rintikan air karena atapnya yang tak mampu menahan air yang menetes. Belum lagi kalau banjir pak, sampe 2 meter, kalau hujan juga becek, sampe ke dalam kelas," cerita Nurkholis.

SD tempatnya mengabdinya sejak 2010 tersebut juga sangat minim fasilitas. Jangankan perpustakaan, MCK pun tidak ada. Sehingga para siswanya untuk buang air besar dan kecil harus ke pinggir Sungai Batanghari.

Menanggapi hal ini, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Muaro Jambi, Ulil Amri, mengatakan, masih kurangnya fasilitas belajar dan mengajar di Kabupaten Muaro Jambi dikarenakan anggaran yang ada di pemerintah sangat terbatas.

"Ruang ruang belajar dan mobiler memang kita masih kurang, ya memang keterbatasan anggaran jadi harus bergilir," ujarnya. Selain ruang belajar, Ulil juga mengatakan Muaro Jambi masih kekuarangan tenaga pengajar. Jumlah sekolah SD, SMP, PAUD di Muaro Jambi sebenarnya suduh cukup, namun tenaga pengajarnya yang kurang.

“Kita masih kurang 300 guru tenaga pendidik. Solusinya ya honor lah, lebih baik jika ada Perda dari Pemkab untuk mengatur itu," tutupnya.


Penulis: Sudir Putra
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments