Kamis, 25 Mei 2017

Ketua DPR Bantah Terlibat Kasus E-KTP


Rabu, 08 Maret 2017 | 16:15:38 WIB


Setya Novanto
Setya Novanto / dok.metrojambi.com

JAKARTA – Dakwaan untuk dua orang terhadap kasus dugaan korupsi proyek E-KTP, Irman dan Sugiharto, bocor ke publik. Di sana disebutkan jika sejumlah pihak menerima aliran dana haram dari megaprotek tersebut.

Nama Ketua DPR Setya Novanto juga ikut disebut. Namun pria yang akrab disapa Setnov tersebut buru-buru membantah jika ia terlibat dalam kasus pengadaan E-KTP, saat ia menjabat sebagai ketua Fraksi Golkar periode lalu.

Ketua Umum Partai Golkar ini menegaskan, tudingan yang dilontarkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin itu tidak benar. “Saya pastikan pernyataan itu tidak benar dan mengada-ada,” ujar Setnov di gedung parlemen, Jakarta, Selasa (7/3).

Terkait proyek E-KTP tersebut, Setnov disebutkan menerima fee sebesar 5-10 persen dari total anggaran. Namun Setnov mengatakan, sebagai Ketua Fraksi, dirinya tidak pernah membahas masalah terkait anggaran E-KTP atau dana apapun.

Lebih lanjut Setnov mengatakan, terkait penanganan kasus ini ia juga telah memberikan keterangan kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia juga mengaku prihatin dengan beredarnya nama-nama anggota Komisi II periode lalu yang disebut menerima dana terkait persetujuan anggaran E-KTP.

“Kasihan anggota DPR, mereka tidak pernah menerima tapi terus diberitakan menerima suap. Kasihan keluarga dan anak-anaknya. Sebab, kadang-kadang hal yang belum pasti kebenarannya sudah menjadi isu liar,” pungkasnya.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments