Jumat, 20 Juli 2018

Masyarakat Diminta Tidak Terprovokasi


Senin, 17 April 2017 | 22:56:21 WIB


Dosen UIN STS Jambi, Bahren Nurdin
Dosen UIN STS Jambi, Bahren Nurdin / Istimewa

JAMBI – Pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua sepertinya menyedot perhatian dari banyak kalangan, bahkan hingga ke berbagai penjuru nusantara. Namun fenomena ini perlu disikapi dengan bijak agar tidak membuang energi sia-sia.

Dosen UIN STS Jambi Bahren Nurdin mengatakan, permasalahan di DKI Jakarta telah memberikan efek yang sangat luas bagi Indonesia, karena sangat menarik perhatian masyarakat. Namun ia mengingatkan agar hal ini disikapi dengan bijak.

“Kita harus melihat permasalahan ini secara proposional, jangan dengan emosional. Masalahnya DKI yang Pilkada, jangan sampai kita yang rebut. Maka perlu dikedepankan rasa persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Bahren, Senin (17/4).

Ditambahkannya, yang penting saat ini jangan sampai kita terprovokasi dengan hal-hal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan. “Artinya, masyarakat kita harus mampu memilah dan memilih informasi, serta tidak terprovokasi dengan isu-isu yang belum jelas beritanya,” kata Bahren.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada tokoh masyarakat untuk dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat luas, agar tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang beredar. “Untuk itu tokoh masyarakat jangan pula memberikan komentar-komentar yang dapat menyulut perpecahan, karena itu sangat tidak baik,” ujarnya.

Ia juga meminta agar para tokoh dapat memberikan komentar yang dapat menyejukkan suasana. “Karena sangat penting untuk menciptakan situasi yang kondusif, sekali persoalan Jakarta harus dilhat secara proposional, dengan menempatkan pada tempat yang wajar, apalagi mengarah ke suku, agama, dan ras,” bebernya.

Saat ditanya bagaimana menyikapi isu-isu provokatif yang muncul di media sosial? Bahren meminta masyarakat untuk cerdas dalam menggunakan media sosial dengan bijak. “Kita harus cek in ricek dulu dengan informasi yang beredar terutama di media sosial,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jambi, H. Tarmizi, juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanjat doa demi keselamatan bangsa dan negara. “Mari kita bersama berdoa untuk keselamatan bangsa dan Negara, semoga kita di jauhi dari yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan,” ujarnya.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments