Selasa, 12 Desember 2017

Lima Terdakwa Kasus Pembakaran Polsek Tabir Divonis Berbeda


Rabu, 19 April 2017 | 20:55:07 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

BANGKO – Sidang lanjutan kasus pembakaran Polsek Tabir, Rabu (19/4), kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bangko. Sidang kali ini mengagendakan pembacaan putusan terhadap kelima terdakwa, yakni Fahmi, Abdul Rohim, M Rimadan, M Amin, dan Safarudin.

Oleh majelis hakim PN Bangko yang diketuai Sudar, kelima terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melakukan perbuatan pidana sesuai dengan apa yang didakwakan jaksa penuntut umum (JPU) pada sidang terdahulu. Namun oleh majelis hakim, kelima terdakwa divonis berbeda. Fahmi divonis 1 tahun 6 bulan penjara dipotong masa tahanan. Sedangkan empat terdakwa lainnya divonis 2 tahun penjara.

Usai membacakan putusan, ketua majelis hakim lantas menyatakan memberikan waktu selama tujuh hari kepada pihak terdakwa maupun JPU untuk menanggapi vonis tersebut, apakah menerima atau akan mengajukan banding. Setelah itu, sidang pun ditutup oleh ketua majelis hakim.

Mudrika, kuasa hukum Fahmi saat dikonfirmasi usai persidangan, menilai ada keanehan dalam vonis majelis hakim tersebut. Salah satunya adalah tidak dipertimbangkannya keterangan seluruh saksi oleh majelis hakim. Namun terkait upaya yang akan ditempuh selanjutnya, Mudrika belum bisa memberikan jawaban, karena masih diberikan waktu oleh majelis hakim untuk piker-pikir.

Sementara itu Napis Ismail, kuasa hukum empat terdakwa lainnya saat dikonfirmasi usai persidangan mengatakan, kliennya menerima vonis tersebut. Bahkan Napis mengatakan jika kliennya telah mengakui perbuatan mereka membakar Polsek Tabir.

“Klien kami menerima putusan (majelis hakim, red). Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya, klien kami ini mengakui perbuatannya,” tandasnya.


Penulis: Riki Saputra
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments