Jumat, 15 Desember 2017

PAD Tak Capai Target, Dinas Pasar Sebut Karena Banyak Tunggakan


Kamis, 20 April 2017 | 10:17:19 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

MUARATEBO - Dinas Pasar Kabupaten Tebo sepertinya kewalahan dalam memenuhi PAD dari sektor retribusi, parkir maupun lainnya. Pasalnya hingga Maret, retribusi pasar masih di bawah standar atau tidak mencapai target.

Kabid Pasar Disperindag Tebo, Asmuni menuding, pemilik kios atau ruko lambat dalam menyelesaikan kewajiban dalam membayar retribusi sewa ruko, kios atau lapak.

"Banyak sekali yang nunggak. Ada yang sampai tiga bulan bahkan ada yang hingga enam bulan," jelas Asmuni, Rabu (19/4).

Asmuni menilai, banyaknya penyewa kios atau ruko yang menunggak dikarenakan rendahnya kesadaran dalam membayar restribusi.

Padahal pihaknya sudah sering memberikan kemudahan ataupun toleransi. Namun hal ini tak digubris sedikitpun. "Sewa pertahun juga sudah murah kok. Harusnya mereka sadar dan memahami. Pemda juga punya target kejar PAD," ungkapnya.

Asmuni tidak merinci biaya sewa yang dibebankan kepada pemilik kios atau ruko. Pasalnya untuk beban rstribusi nilainya bervariasi tergantung jenis ruko, kios ataupun lapak. "Kalau sewa pertahunnya bervariasi mulai dari Rp 4 juta hingga Rp 10 juta pertahun. Tergantung kondisi ruko, pasar dan lapak," katanya.

Ditanya sanksi apa yang bakal dikenakan kepada penyewa ruko dan kios yang nunggak, Asmuni meyebutkan sanksinya mulai dari teguran hingga lainnya.

Sejauh ini pihaknya terus melakukan penertiban dan monitoring trrhadap pemilik ruko ataupun kios. ‘’Kalau sama kita dak telap lagi (dak mampu, red) baru kita minta bantuan Pol PP dan kepolisian,’’ katanya lagi.


Penulis: Ade Sukma
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments