Minggu, 22 Oktober 2017

Empat Orang Kurir Kembali Ditangkap, 1,9 Kg Sabu Disita


Kamis, 20 April 2017 | 14:25:35 WIB


Kapolda Jambi Brigjen Pol Yazid Fanani mengekspose barang bukti yang berhasil diamankan
Kapolda Jambi Brigjen Pol Yazid Fanani mengekspose barang bukti yang berhasil diamankan / Istimewa

JAMBI - Peredaran gelap narkotika hingga saat ini masih marak terjadi di wilayah Provinsi Jambi. Buktinya, meski sudah sering digagalkan, namun para bandar masih nekat mengirimkan kurir untuk mengantarkan paket narkotika melintasi wilayah Jambi.

Yang terbaru, empat orang kurir berhasil ditangkap anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi, dengan barang bukti sabu-sabu seberat lebih kurang 1,9 kg. Empat orang kurir tersebut ditangkap di lokasi berbeda.

Abdullah Rigianti (26) warga Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, serta Musa Jailani (32) warga Krueng Geukueh, Aceh Utara, ditangkap Senin (14/4) lalu oleh anggota Subdit II Ditresnarkoba Polda Jambi. Keduanya ditangkap beserta barang bukti tiga paket sabu dengan berat lebih kurang 3 ons.

Keduanya membawa paket sabu tersebut ke Jambi lewat Bandara Hang Nadim, Batam. Untuk menghindari pemeriksaan di bandara, keduanya menyembunyikan paket sabu tersebut di celanan dalam dan sepatu.

Namun apes bagi keduanya, sebelum barang haram tersebut sampai kepada si pemesan, mereka sudah lebih dulu ditangkap di Jalan Nusa Indah 2, RT 12 Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Dua orang kurir lainnya, Saiful Lindan (41) warga Medan, Provinsi Sumatera Utara dan M Khaidir ismail (42) warga Bireun, Aceh, ditangkap Senin (17/4) lalu oleh anggota Subdit III Ditresnarkoba Polda Jambi. Keduanya ditangkap setelah mobil Honda City BK 1726 ZZ yang mereka kendarai dihentikan petugas kepolisian saat melintas di depan Mapolres Muarojambi. Dari hasil penggeledahan, petugas kepolisian mendapati sabu-sabu seberat lebih kurang 1,6 kg yang disembunyikan di dalam bagasi.

“Jadi, barang bukti sabu-sabu yang kita amankan ini ada yang didistribusikan lewat jalur darat, dan ada yang lewat jalur udara. Barang haram ini sendiri berasal dari Tiongkok, yang dikirimkan lewat jalur laut,” beber Kapolda Jambi Brigjen Pol Yazid Fanani kepada sejumlah wartawan di Mapolda Jambi, Kamis (20/4).

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Yazid, 3 ons sabu yang diamankan akan diantarkan kepada pemesan di Lapas Klas IIA Jambi. Sedangkan yang 1,6 kg, akan dibawa ke Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

“Pengungkapan kasus ini menunjukkan bahwa di Jambi masih banyak peredaran gelap narkotika. Dan kita akan terus memeranginya,” pungkas Yazid.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments