Jumat, 18 Agustus 2017

Cakada Tak Bisa Daftar Jadi Caleg


Sabtu, 15 April 2017 | 11:25:51 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI - Bagi calon kepala daerah (cakada) yang sudah mendaftar dipastikan tak dapat mencalonkan diri menjadi calon anggota legislatif (caleg) untuk Pemilu 2019 mendatang. Ini karena tahapan yang hampir bersamaan membuat status sebagai calon tidak boleh ganda.

Ketua KPU Kota Jambi Wein Arifin mengatakan, meski belum ada tahapan resmi dari KPU pusat, namun tahapan Pilkada Jilid III ini diperkirakan dimulai Oktober dan dalam simulasi diperkirakan sekitar awal 5 Juni 2018. Tahapan Pemilu legislatif sendiri pastinya masih menunggu RUU pemilu. Namun jika disimulasi sekitar akhir 2017 ini.

Karena itu, jika seseorang tedaftar sebagai calon kepala daerah, maka saat KPU membuka pendaftaran caleg tidak bisa ikut. Jika kemudian kalah pada Juni 2018, meski belum ada penetapan daftar caleg tetap (DCT), tapi sudah ditetapkan daftar caleg sementara (DCS) maka mereka juga tidak bisa masuk.

“Kecuali calon tidak memenuhi syarat ataupun meninggal dunia,” ujarnya.

Jika melihat simulasi tahapan, ada kemungkinan DCS ditetapkan sebelum Juni 2018. “Ini seperti Pilwako lalu. Effendi Hatta yang kalah di Pilwako bisa masuk bursa caleg karena ada caleg Demokrat Dapil Kota Jambi yang meninggal dunia. Makanya bisa masuk,” katanya.

Sementara caleg dari Merangin dan Kerinci yang masuk bursa caleg seperti Salam dan Handayani, pelaksanaan Pilkada waktu itu belum serentak.

“Makanya, ini harus diketahui lebih awal. Karena seperti banyak politisi yang memanfaatkan akhir masa jabatannya untuk maju di cakada. Tapi kalau berharap nyaleg, sebaiknya sudah mengetahui soal aturan ini,” tandasnya.


Penulis: Muhammad Khusnizar
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments