Jumat, 20 Oktober 2017

Demokrat Ditantang Usung Kader Sendiri, Pilwako Jambi Diprediksi Diikuti Tiga Pasangan


Selasa, 18 April 2017 | 10:25:44 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

JAMBI - Tidak banyak figur yang menampakkan mukanya dan bersosialisasi ke tengah masyarakat demi memuluskan niatnya untuk maju di Pemilihan Walikota (Pilwako) Jambi.

Sejumlah figur yang dinilai layak untuk mencalonkan diri sepertinya juga menahan diri dan belum ingin terlalu jor-joran dalam bersosialisasi ke tengah masyarakat.

Kondisi ini berbeda dengan Pilkada serentak jilid II lalu. Seperti di Muarojambi misalnya, para kandidat jauh-jauh hari telah menyiapkan diri seakan siap tempur. Bahkan salah satu kandidat, Ivan Wirata, sudah dua tahun lebih turun bersosialisasi ke tengah masyarakat, meski akhirnya kalah dengan pasangan Masnah Busro-Bambang Bayu Suseno.

Melihat kondisi politik di Tanah Pilih Pusako Betuah saat ini, pengamat politik memprediksi bukan tidak mungkin akan ada tiga pasangan calon yang bertarung.

Seperti dikatakan Navarin Karim, pengamat politik Jambi. Diakuinya, sejauh ini hanya beberapa kandidat saja yang muncul. Selain nama Sy Fasha dan Abdullah Sani yang kini menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota aktif, juga ada nama dr Maulana serta Zumi Laza.

"Dari yang muncul ini, dua paslon sudah hampir pasti. Prediksi saya ada tiga paslon yang akan maju di Pilwako Jambi," ujarnya, Senin (17/4).

Navarin mengatakan, dua paslon seperti Fasha-Maulana, Zumi Laza-Abdullah Sani sejauh ini berpeluang terwujud. Seperti diketahui, Fasha dari Golkar, Abdullah Sani dari PDIP, dan Zumi Laza PAN. Sedangkan Maulana sudah mendapatkan sinyal Gerindra karena dipercaya sebagai ketua Kesira, sayap Partai Gerindra.

"Tinggal lagi Demokrat yang memiliki 8 kursi di DPRD Kota Jambi yang harus berani memunculkan calon," kata Navarin.

Khusus Demokrat, dosen Fisipol Unja ini menantang partai itu untuk berani memajukan calonnya dan jangan mau sebagai pelengkap. Terlebih bila hanya menyodorkan kader sebagai orang nomor dua.

"Malu kalau Demokrat tidak memunculkan calon. Nampak fungsi partai tidak jalan. Ini menyangkut harga diri partai," sebut Navarin.

Ia menilai jika Demokrat sebagai partai penguasa di Kota Jambi dengan 8 kursi di DPRD, juga memiliki peluang menang di Pilwako. "Delapan kursi itu kalau bergerak secara optimal punya peluang," sebutnya.

Lantas siapa kader Demokrat yang dinilai bisa dimajukan? Navarin menyebut nama M Nasir yang kini duduk sebagai Ketua DPRD Kota Jambi. Ada juga nama Effendi Hatta, Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi yang juga anggota DPRD Provinsi Jambi. Lalu Zainal Abidin, mantan Ketua DPRD Kota Jambi yang saat ini duduk di DPRD Provinsi Jambi.

"Sepakati dulu siapa yang ingin dimajukan, tinggal meningkatkan popularitasnya saja," ucapnya.


Penulis: Muhammad Khusnizar
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments