Rabu, 28 Juni 2017

Kasi Penkum Kejati Jambi Sebut Ms Hanya Dititipi Uang


Kamis, 20 April 2017 | 22:31:40 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI – Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi angkat bicara soal kabar ada oknum pejabat Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi berinisial Ms, yang dikabarkan kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Tim Saber Pungli. Ms sendiri dikabarkan diamankan tim Saber Pungli terkait dugaan gratifikasi lelang barang rampasan negara berupa emas dan perak hasil tindak pidana PETI yang telah mendapat putusan tetap (inkracht) dari pengadilan.

Namun kabar menganai OTT Tim Saber Pungli terhadap Ms tersebut dibantah oleh pihak Kejati Jambi. Kasi Penkum Kejati Jambi Dedy Susanto mengatakan jika Ms bukan kena OTT Tim Saber Pungli Kejati, melainkan diamankan oleh bagian pengawasan Kejati Jambi atas pengaduan via hotline yang masuk.

Menurut Dedy, Ms dilaporkan masyarakat karena melakukan lelang barang rampasan tidak sesuai prosedur. Mendapat laporan itu, tim dari kejaksaan pengawasan langsung datang ke tempat lelang.

Namun, kata Dedy, pada saat lelang yang sempat tertunda satu kali itu ternyata sudah selesai dilaksanakan, dengan diikuti oleh empat peserta dan dimenangkan oleh Agusman, yang berawal dari Pekan Baru, Provinsi Riau.

Ms selaku panitia diminta keterangan terkait pengaduan masyarakat, masuk dari dari KPKNL. Hasil pemeriksaan didapat bahwa pelelangan telah memenuhi ketentuan sesuai PMK Nomor: 27/PMK.06/2016. Namun pada pemeriksaan Ms ditemukan sejumlah uang Rp 200 juta.

"Ternyata uang tersebut setelah kita dalami terhadap pihak terkait baik peserta lelang dan KPKNL, untuk pembayaran pelunasan lelang barang rampasan lebih kurang Rp 1.250.000.000," jelas Dedy, didampingi Kasi Intel Kejari Antonius Dispinola dan Kasi I Intel Kejati Heru Wijatmiko.
 
Uang tersebut dititipkan oleh Agusman selaku pemang lelang kepada Ms, untuk disetorkan kepada karena saat itu sudah malam. Padahal Ms tidak punya kewenangan menerima titipan uang tersebut.

"Setelah didalami, dan klarifikasi bahwa uang tersebut memang bukan uang gratifikasi melainkan uang titipan, untuk pembayaran sisa pelunasan atas barang lelang emas dan perak," ujarnya.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments