Sabtu, 16 Desember 2017

Stok dan Harga Dijamin Stabil, Headline Koran Metrojambi, Edisi Jumat 21 April 2017

Jelang Lebaran Idul Fitri

Jumat, 21 April 2017 | 10:56:21 WIB


/

JAMBI–Tak lama lagi bulan suci Ramadan akan segera menghampiri. Sudah jadi hal yang lumrah, tiap jelang puasa dan Idul Fitri harga sejumlah kebutuhan pokok selalu naik, karena itu sejak awal pemerintah mulai mengantisipasinya.     

Kemarin, perwakilan Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia hadir ke Jambi. Ini dilakukan untuk mengecek stok dan harga Sembako di Jambi jelang Ramadan dan Idul Fitri 2017/1438 Hijriah.

Suhanto, Staf Ahli Bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antar Lembaga Kemendag mengatakan, tinjauannya ke sejumlah pasar di Jambi untuk memastikan distribusi serta stabilitas harga barang di Jambi aman jelang Ramadan dan Idul Fitri nanti.

“Pengendalian stok merupakan prioritas utama Kemendag untuk mengatasi lonjakan harga. Dan ini merupakan langkah konkret dari Kemendag dalam mengimplementasikan arahan pak presiden agar tercipta suasana yang kondusif. Khususnya di bidang perdagangan dan perekonomian menjelang puasa dan lebaran nanti,” kata Suhanto.

Ia menyebut, tinjauan itu juga dilakukan untuk melihat implementasi Permendag nomor 20/M-Dag/Per/3/2017 tentang pendaftaran pelaku usaha distribusi barang kebutuhan pokok dan MoU asosiasi ritel Indonesia (APRINDO), distributor gula, gabungan industri minyak nabati Indonesia (GIMNI) Asosiasi Industri Minyak Makanan Indonesia (AIMMI) Asosiasi Distributor Daging Indonesia (ADDI) tentang penetapan harga serentak ritel modern yaitu harga eceran tertinggi (HET) untuk tiga komoditas.

“Sesuai dengan MoU itu, mulai 10 April 2017-10 September 2017 diberlakukan HET untuk gula pasir Rp12.500/kilogram, minyak goreng kemasan sederhana Rp11.000/liter, dan daging beku Rp80.000/kilogram. Dengan MoU ini Kemendag berharap ritel modern menjadi price leader. Sehingga ke depan, lonjakan harga tidak wajar di pasar itu tidak ada lagi,” ujar Suhanto.

Dari pantauan di lapangan, harga beras medium di pasar tradisional Angso Duo terpantau  Rp 10.500/kilogram, gula pasir Rp12.500/kilogram, minyak goreng curah Rp 11.000/kilogram, daging sapi Rp 120.000/kilogram, cabe merah keriting Rp 18.000/kilogram, bawang merah Rp 22.000/kilogram, bawang putih Rp 38.000/kilogram, telur ayam ras per butir Rp 1.200/kilogram.

Sementara itu, Efdal Kepala Divisi Perum Bulog Regional Jambi mengatakan, secara umum perkembangan harga barang kebutuhan pokok di Jambi terpantau relatif stabil bahkan cenderung mengalami penurunan dibandingkan minggu sebelumnya.

“Secara nasional, harga rata-rata kebutuhan pokok(20/4) juga relatif stabil dibandingkan minggu sebelumnya (13/4). Persentase turun/naiknya dikisaran 0-2%,” ujar Efdal.

Untuk persedian beras, di gudang Bulog Pasir Putih Jambi, saat ini tersedia 2000 ton beras. Sedangkan untuk jumlah total beras yang tersedia di gudang Bulog yang ada di Jambi berjumlah 6000 ton.

    “Persedian itu cukup untuk kebutuhan Jambi 5 bulan kedepan. Gula juga tersedia cukup. Saat ini tersedia 250 ton,” ungkap Efdal. (apj)


Penulis:
Editor:


TAGS:


comments