Senin, 21 Agustus 2017

Upayakan Peningkatan Elektrifikasi, Pemprov Jambi Jalin Kerja Sama dengan UNDP


Jumat, 21 April 2017 | 11:15:51 WIB


Provinsi Jambi melalui Bank Jambi menjalin kerjasama dengan UNDP tentang penyediaan elektrifikasi
Provinsi Jambi melalui Bank Jambi menjalin kerjasama dengan UNDP tentang penyediaan elektrifikasi / Humas Provinsi Jambi

JAMBI – Persoalan defisit suplai energi listrik memang masih menjadi kendala bagi Provinsi Jambi. Kerap kali, akibat masalah ini listrik Jambi terganggu dan mengalami pemadaman yang berimbas pada keluhan dan terganggunya ekonomi masyarakat.

Untuk mengatasi ini, Provinsi Jambi melalui Bank Jambi menjalin kerjasama dengan UNDP (United Nations Development Programme), salah satu organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dituangkan dalam Memorandum of Understanding (Nota Kesepahaman) Bank Jambi dengan UNDP tentang Penyediaan Elektrifikasi, di Hotel Fairmont Jakarta Pusat, Kamis (20/04).

MoU yang diselenggarakan antara Bank Jambi dengan UNDP tersebut terkait dengan tujuan pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDG)/tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan di Provinsi Jambi, khususnya untuk pemenuhan kebutuhan energi listrik.

Gubernur Jambi, Zumi Zola menyaksikan langsung penandatanganan MoU Bank Jambi dengan UNDP tersebut. Ia menyatakan, kerjasama ini diprioritaskan pada pembangunan energi listrik tenaga terbarukan(renewable energy).

Zola mengucapkan terima kasih kepada UNDP-Baznas yang telah memilih Jambi sebagai salah satu lokus dari kerjasama untuk mewujudkan Sustainable Development Goals. “Saya yakin, pemilihan ini telah melalui berbagai pertimbangan dan penilaian secara selektif, baik dari Tim UNDP maupun dari tim kementerian terkait, khususnya Kementerian ESDM, sehingga sampai pada tahap penandatangan nota kesepahaman kerjasama hari ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, penandatangan kerjasama tersebut merupakan salah hal yang sangat dinantikan oleh masyarakat di Provinsi Jambi, karena program tersebut telah tersosialisi dengan baik di Provinsi Jambi khususnya di daerah penerima program.

“Dalam berbagai kesempatan yang relevan, saya atas nama Pemerintah Provinsi Jambi sering ditanya oleh masyarakat tentang keberlanjutan program pemenuhan energi listrik. Untuk itulah saya atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, sekali lagi menyampaikan ucapan terima kasih  kepada semua pihak atas terlaksananya penandatangan kerjasama ini,” terang Zola.

“Saya berharap, kerjasama ini tidak hanya sebatas penandatangan di atas kertas, namun implementasi dilapangannya sangatlah kami nantikan. Untuk itu, kami akan selalu siap memfasilitasi pelaksanaan program ini sesuai dengan kemampuan dan aturan yang berlaku,” imbuhnya.

Zola juga menyebut, MoU yang dilakukan antara Bank Jambi dengan UNDP senilai lebih kurang 8 Juta US Dolar yang rencananya akan digunakan untuk meningkatkan proyek-proyek pembangunan khususnya pembangunan pembangkit tenaga listrik yang terbarukan dengan menggunakan hydropower (pembangkit tenaga listrik melalui air terjun) yang tentunya masih membutuhkan bantuan dana.

“Karena kebutuhan listrik Jambi itu masih sangat kurang sekali, dan kita harus kejar bola. Dan, Alhamdulillah peluang ini ada di UNDP. Kami dari Pemerintah Provinsi Jambi tentu akan memberikan dukungan yang terbaik agar proyek ini bisa berjalan lancar dan sukses,” pungkas gubernur.   

Sementara, Direktur UNDP Indonesia Christophe Bahuet menyampaikan, UNDP telah melakukan serangkaian pembahasan rencana kerjasama dengan Bank Jambi didalam mencapai tujuan SDG, yang juga selaras dengan  prioritas pembanguan daerah Jambi secara konkret, yakni menyediakan elektrifikasi bagi daerah yang berpotensi meningkat secara sosial ekonomi namun belum mendapatkan aliran listrik.


Penulis: Anton
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments