Minggu, 22 Oktober 2017

Meski Pelantikan Diduga Salahi Aturan, Kepala Samsat Batanghari Ternyata Masih Bertugas


Jumat, 21 April 2017 | 13:57:53 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

Pihak Pemerintah Provinsi Jambi sendiri mengakui bahwa telah terjadi kesalahan atas pelantikan yang bersangkutan. Oleh karena itu, jabatan Medi akan dievaluasi dan dibatalkan.

Firman Kurniawan, Kabid Pengembangan Kompetensi dan Karir Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jambi mengatakan, saat ini persoalan Medi Novia ini masih dibahas di BPSDM.

Nantinya, masalah ini akan dilaporkan ke Gubernur Jambi. Gubernur Jambi lah nanti yang akan mengeluarkan Surat Keputusan pembatalan pelantikannya tersebut. “Itu mau dibatalkan, namun SK belum keluar. Ini masih dalam proses,” katanya.

Menurutnya, persoalan Media Novia tetap haru dikaji lagi, dipelajari, untuk kemudian dilaporkan ke Gubernur. Sampai ada keputusan selanjutnya, yang bersangkutan masih bertugas di posisi sesuai dengan pelantikan terakhir beberapa waktu lalu tersebut.
“Sekarang masih melaksanakan tugas di Samsat Baranghari, sampai SK baru keluar,” katanya.

Sebelumnya, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Jami Erwan Malik mengatakan, memang telah terjadi kesalahan pada pelantikan Maret tersebut. “Saya sudah laporkan ke Pak Gubernur, dan segera akan dibatalkan jabatannya,” katanya.

Yang bersangkutan menurutnya memang belum bisa dipromosikan menjadi pejabat esleon III. Sebab, baru sebulan menjabat sebagai pejabat eselon IV sebagai salah satu Kasi di Biro Ekonomi dan Pembangunan.

“Tidak boleh dua kali promosi dalam sebulan itu, kecuali dipindahkan dengan jabatan tetap eselon IV,” tandasnya.


Penulis: Anton
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments