Jumat, 20 Oktober 2017

Incumbent Diingatkan Hati-hati Pilih Wakil


Jumat, 21 April 2017 | 15:00:05 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

JAMBI- Pasca Pilkada DKI 19 April kemarin, berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, petahana Ahok-Djarot kalah dari penantang Anies-Sandi. Padahal sang petahana sendiri diusung oleh partai penguasa.

Tumbangnya petahana ini menjadi warning bagi petahana di Jambi agar tidak over percaya diri dalam Pilkada. Seperti diketahui ada tiga daerah yang menggelar Pilkada di Jambi yang dipastikan seluruh petahananya akan maju kembali, termasuk Wakil Bupatinya.

Di Kota Jambi, selain Sy Fasha, juga sang wakilnya Abdullah Sani yang akan maju sebagai penantang. Begitu juga di Merangin, Al Haris hampir dipastikan bakal berhadapan dengan wakilnya Khafied Moein dan mantan bupati sebelumnya Nalim.

Hal yang sama juga terjadi di Kerinci, duet Adirozal-Zainal bakal berubah menjadi duel lantaran keduanya yang tidak sejalan lagi. Ditambah pula dengan sosok putra mantan Bupati Kerinci Murasman, Monadi, yang juga memastikan diri ikut bertarung di perebutan BH 1 DZ.

Pengamat politik dari Universitas Jambi Navarin Karim mengatakan, kejadian di Pilgub DKI menjadi warning bagi petahana agar tidak over percaya diri (PD) terhadap kekuatan yang dimilikinya. “Jangan menganggap remeh lawan,” kata Navarin, Jumat (22/4).

Penulis: Muhammad Khusnizar
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments