Rabu, 13 Desember 2017

Incumbent Diingatkan Hati-hati Pilih Wakil


Jumat, 21 April 2017 | 15:00:05 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

Menurutnya, incumbent harus berhati-hati memilih wakil. Jika salah memilih wakil maka ini berpengaruh pada perolehan suara.Terutama bagi petahana yang pecah kongsi dengan wakil. Initerbukti dengan Pilgub lalu. Dimana, HBA harus berbeda haluan dengan wakilnya Fachrori.

“Sehingga ada kemudian isu yang dibangun sebagai orang yang terdzolimi. Ini berbahaya bagi petahana,” katanya.

Menurut Navarin, petahana yang pecah kongsi tentu harus berebut dukungan dengan wakilnya. Baik dari sisi dukungan masyarakat maupun dukungan birokrasi.

“Memang lebih bagus tidak pecah kongsi. Seperti Ahok-Djarot. Inipun kalah juga,” katanya.

Untuk Merangin, ia melihat ada potensi pasangan Bupati dan wakil bupati maju bersama. Tapi disini ada kemungkinan lawan yang dihadapi mantan petahana. Ini akan menjadi lawan berat, apalagi nantinya masyarakat membandingkan masa pemerintahan Haris dan Nalim.

“Masalah puas dan tidak puas terhadap pemerintahan akan sangat berpengaruh. Belum lagi jika Nalim nanti pintar memilih pasangan,” jelasnya.

Yang kedua, persoalan isu kinerja. Ini juga akan menjadi isu menarik bagi petahana. Bagi petahana yang sukses menunaikan janjinya ini akan memberikan efek positif. Namun jika kinerjanya buruk juga bisa membuat masyarakat memilih wajah baru.

Penulis: Muhammad Khusnizar
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments