Jumat, 20 Oktober 2017

Tolak Jabatan, Dua Pejabat Tanjabtim Pilih Tak Hadiri Pelantikan


Jumat, 21 April 2017 | 16:13:33 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / istimewa

MUARASABAK - Ada yang tidak biasa dalam pelantikan pejabat eselon IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jumat (22/4). Dari 12 pejabat yang seharusnya dilantik, ada 2 orang yang tidak hadir, dengan alasan menolak jabatan yang diberikan.

Hal ini membuat Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjabtim Sudirman yang memimpin pelantikan kesal. Awalnya, suasana pelantikan yang bertempat di ruang pola kantor bupati itu tampak biasa. Setiap pejabat yang namanya disebut langsung mengambil tempat persis di depan Sekda.

Namun saat nama Abdullah Saleh disebut, yang bersangkutan tidak terlihat. Begitu pula ketika nama berikutnya disebut, yakni Surya Darma, juga tidak tampak. Namun pantia terus membacakan SK Bupati tersebut.

Setelah usai SK keseluruhan calon pejabat dibacakan, biasanya proses pelantikan dan pengambilan sumpah langsung dilaksanakan. Namun Sekda Sudirman menginterupsi dan bertanya kepada kepala BKPSDMD (Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Daerah), Junaedi Rahmad, tentang alasan ketidakhadiran kedua pejabat tersebut.

"Yang bersangkutan keberatan, Pak," jawab Junaedi dengan lantang.

Setelah mendapatkan jawaban dari Junaedi, prosesi pelantikan kemudian dilanjutkan.

Dalam sambutannya, dengan tegas Sudirman mengingatkan kepada semua aparatur sipil negara (ASN) yang hadir dalam acara itu agar tidak mencontoh sikap Abdullah Saleh dan Surya Darma. Dikatakannya, kejadian tersebut menunjukkan bahwa loyalitas keduanya patut dipertanyakan.

"Jabatan adalah amanah, dan amanah tidak sepatutnya diminta. Mestinya amanah untuk mereka dalam jabatan yang dipersiapkan itu, diapresiasi sebagai wujud perhatian atasan," kata Sudirman.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments