Jumat, 28 April 2017

Diduga untuk PETI, Warga Tahan Eskavator Menuju Jangkat


Jumat, 21 April 2017 | 16:17:07 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

BANGKO- Satu unit eskavator dari arah Bangko menuju Jangkat Timur, ditahan warga di Desa Sekancing, Kecamatan Tiang Pumpung. Warga engan melepas alat berat tersebut lantaran kuat dugaan akan digunakan untuk aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Jangkat Timur.

Apalagi setelah ditelusuri alat berat tersebut tidak memiliki dokumen penggunaan yang jelas. Albert Trisman, Ketua Persatuan Pemuda Mahasiswa Pelajar Luhak 16 (PPMP-L16) mengatakan, penahanan alat berat tersebut juga diperkuat dengan keputusan keluarga besar luhak 16.

"Ditahan sejak tadi malam, dan tidak akan dilepas hingga ada dokumen yang jelas alat berat tersebut digunakan untuk apa. Karena warga tidak mau lagi kecolongan, nanti malah digunakan untuk PETI," kata Albert, Jumat (21/4).

Albert mengatakan, bersama keluarga Luhak 16, PPMP-L16, Camat Tiang Pumpung dan juga Polsek Siau sudah melakukan pertemuan di desa Sekancing. Dalam pertemuan tersebut banyak menghasilkan beberapa poin penting.

"Diantaranya menahan alat berat tersebut hingga ada dokumen yang jelas. Dan selanjutnya kami minta Polsek menindak anggota polisi yang melakukan pengawalan alat berat tersebut, karena itu juga tidak diketahui atasannya," sebut Albert.

"Dan dalam pertemuan itu Polsek Muara Siau akan menyampaikan perihal ada anggota polisi yang melakukan pengawalan tanpa surat izin dari atasannya ke Polres," tandasnya.


Penulis: Riki Saputra
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments