Selasa, 17 Oktober 2017

14 Warga Batanghari Terkena HIV/AIDS, 3 Masih Anak-Anak


Senin, 08 Mei 2017 | 10:15:22 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

MUARABULIAN – Penyakit menular dan mematikan atau yang lebih dikenal Human Immunodeficiency Virus (HIV) atau Aquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS), mulai menyerang warga di Kabupaten Batanghari.

Hingga saat ini, sudah ada belasan orang yang dinyatakan positif mengidap virus mematikan tersebut. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, saat ini penderita HIV/AIDS di Batanghari sebanyak 14 orang.

Belasan penderita HIV/AIDS tersebut, kini tengah ditangani pihak rumah sakit yang ada di Kabupaten Batanghari.Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari dr Elfie Yenni mengatakan, belasan penderia HIV/AIDS ini, tengah mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hamba Muara Bulian oleh Kelompok Kerja (Pokja) penanggulangan HIV/AIDS.

Elfie menyebutkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Batanghari melalui Dinas Kesehatan hingga saat ini terus berupaya untuk melakukan pencegahan terhadap penyebaran virus yang dapat menular dan menyebabkan kematian tersebut.

“Dari 14 penderita HIV ini, ada 3 orang yang masih berusia anak-anak. Penyakit ini mereka dapatkan dari orang tuanya, yakni sang ibu saat masih dalam masa kehamilan,” ungkapnya.

Penanganan kasus HIV/AIDS ini, sambung Elfie, merupakan program prioritas dalam rangka penanggulangan dan pencegahan penyakit menular. Yakni sejak masa penemuan kasus atau sejak deteksi dini. Kemudian pemberian obat khusus dan pemantauan pengobatan.

“Tidak hanya penderita, kita juga melakukan penanggulangan dan pencegahan terhadap keluarga dan masyarakat sekitar,” jelasnya.

Elfie menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Batanghari, jika ada keluarga yang menderita HIV/AIDS, untuk segera melapor ke Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari.

“Biasanya penderita malu untuk melapor, karena dikhawatirkan identitasnya diketahui masyarakat banyak atau takut dipublikasikan,” sebutnya.

Namun, dirinya memastikan kepada masyarakat khususnya penderita HIV/AIDS, yang ingin memeriksa penyakit atau gejala-gejala yang kini mulai dirasakan, pihak Dinas Kesehatan akan sangat merespon dalam hal penangan kasus tersebut.

Jumlah kasus HIV/AIDS di Batanghari sendiri, tidak sedikit yang tidak terdata oleh Dinas Kesehatan. Karena, data yang ada saat ini hanyalah yang melakukan perawatan saja.

"Kita sangat menjamin identitas penderita dapat dirahasiakan, dan kita dalam masalah administrasi dan pelaporan juga masih dirahasiakan,” imbuhnya.

Kepada masyarakat khususnya penderita HIV/AIDS untuk segera melaporkan hal ini kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, agar pihaknya dapat mengatasi penyakit tersebut dari stadium awal.

Karena, tingkat kesembuhannya tinggi jika dibandingkan  sudah berstatus stadium dua baru melakukan pengobatan.  “Mereka akan ditangani khusus oleh ahlinya,” katanya.


Penulis: Junaidi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments