Jumat, 21 Juli 2017

Terkendala Biaya Pemulangan, Jenazah TKI Asal Sungaipenuh Sudah Sebulan Tertahan di Malaysia


Kamis, 18 Mei 2017 | 20:26:43 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

SUNGAIPENUH – Kabar duka kembali datang dari Malaysia. Eri Usdianto (44), tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Desa Koto Teluk, Hamparan Rawang, Kota Sungaipenuh, pada 16 April 2017 lalu meninggal dunia. Namun hingga saat ini jenazah Eri belum dibawa pulang ke kampung halamannya untuk dimakamkan.

Informasi yang diperoleh metrojambi.com, Eri Usdianto meninggal dunia karena sakit. Kemudian jenazahnya dibawa ke rumah sakit yang berada di wilayah Johor, Malaysia. Namun hingga saat ini pihak keluarga belum dapat mengambil jenazah Eri karena terkendala masalah biaya.

“Sampai saat ini belum ada biaya untuk pemulangan jenazah. Jadi, sejak 16 April lalu hingga saat ini jenazah masih di rumah sakit,” ujar Yuli, salah seorang kerabat almarhum saat dikonfirmasi, Kamis (18/5).

Menurut Yuli, untuk mengurus pengambilan jenazah butuh biaya besar, sedangkan pihak keluarga Eri tidak mampu menyediakan biaya yang diminta. Ditambahkan Yuli, pihak keluarga juga sudah berupaya untuk mengumpulkan uang, namun hingga saat ini belum mencukupi.

Yuli menyebutkan, untuk memulangkan jenazah dari rumah sakit dibutuhkan biaya lebih kurang 7.400 Ringgit Malaysia (RM) atau lebih kurang Rp 22 juta. Dikataknnya lagi, rekan-rekan almarhum di Malaysia juga sudah berupaya mengumpulkan sumbangan, namun yang bisa terkumpul hanya sekitar  2.00 RM atau sekitar Rp 6 juta.

“Pihak keluarga tetap berkeinginan agar jenazah almarhum dibawa pulang (ke Sungaipenuh, red). Namun biayanya masih kurang. Kami berharap ada bantuan dari pemerintah,” tandasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments