Sabtu, 18 November 2017

Polda Jambi Tangkap Sindikat Penggelapan Mobil Rental


Jumat, 19 Mei 2017 | 10:35:18 WIB


Empat tersangka kasus penggelapan mobil rental berhasil ditangkap anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jambi.
Empat tersangka kasus penggelapan mobil rental berhasil ditangkap anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jambi. / Istimewa

JAMBI – Anggota Subdit II Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi belum lama ini berhasil meringkus empat orang sindikat penggelapan mobil rental. Empat pelaku yang ditangkap yakni Hartoto alias Totok (57) warga Medan, Provinsi Sumatera Utara, Ryjalyh alias Jali (54) warga Sekernan, Kabupaten Muarojambi, serta Edi Alamsyah (40) dan Raden Abdul Rahman (25) warga Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol Benedictus Anies Purnawan, melalui Kasubdit III Jatanras AKBP Imam Tarmudi, mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan dari korban Mery Gusti Marianti pada 7 April 2017 lalu. Imam menyebutkan, keempat pelaku ditangkap di tempat terpisah.

Kasus ini bermula pada 25 Maret 2017 lalu, saat tersangka Hartanto alias Totok merental mobil Toyota Fortuner B 1509 KJB milik korban dengan biaya Rp 30 juta. Kepada korban Totok mengatakan merental mobil tersebut selama satu minggu karena akan dibawa ke lokasi proyek.

Namun setelah batas waktu rental berakhir, Totok tidak kunjung mengembalikan mobil korba, Akhirnya korban melapor ke Polda Jambi dan dari hasil penyelidikan, Totok terlacak tengah berada di Medan. “Setelah berkoordinasi dengan Polda setempat, tersangka Totok ini berhasil ditangkap,” ujar Imam, Jumat (19/5).

Namun saat dilakukan penangkapan, sambung Imam, mobil korban tidak ada pada Totok. Pihaknya pun lantas melakukan pengembangan, dan akhirnya mobil korban diketahui berada di tangan tersangka Raden, warga Banyuasin yang kemudian juga ditangkap.

“Pengakuan tersangka (Totok, red), mobil Fortuner korban dijual seharga lebih kurang Rp 90 juta,” sebut Imam.

Lebih lanjut Imam mengatakan, pihaknya tidak hanya berhenti pada Totok dan Raden. Dari hasil pengembangan, kata Imam, pihaknya berhasil menangkap Jali, yang menggelapkan mobil Avanza. Selain Jali, juga dilakukan penangkapan terhadap Edi yang merupakan penadah.

“Modus Jali ini sama dengan Totok, yakni menggelapkan mobil rental. Kemudian dijual seharga Rp 30 juta,” ungkap Imam.

Ditambahkan Imam, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap keempat tersangka. Selain itu, kata Imam, pihaknya juga tengah melakukan pengembangan kasus. “Tersangka sendiri saat ini kita tahan,” pungkasnya.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments