Sabtu, 27 Mei 2017

Gedung Balai Adat Jadi Tempat Mesum, Ini Tanggapan Dewan Tanjab Barat

Lembaga Adat Jangan Diisi Orang Parpol

Jumat, 19 Mei 2017 | 11:23:55 WIB


Wakil Ketua DPRD Tanjabbar, Ahmad Jahfar SH.
Wakil Ketua DPRD Tanjabbar, Ahmad Jahfar SH. / Istimewa

KUALATUNGKAL- Ditangkapnya sepasang muda mudi saat melakukan tindakan asusila di Gedung Balai Adat Tanjabbar mendapat tanggapan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjabbar  yang menyesalkan adanya  kejadian tersebut.

Dewan juga menyarankan agar Gedung lembaga adat yang dibangun dengan dana APBD milyaran rupiah itu harus digunakan dan dirawat dengan baik, serta mempercayakan kepada Lembaga Adat Melayu Tanjabbar (LAM) untuk mengelolanya sehingga Lembaga Adat memang menjadi tempat yang beradat.

"Harus digunakan sebagaimana mestinya. Sebaiknya Pemda serahkan penggunaan dan pengelolaannya kepada LAM Tanjabbar. Agar tak dijadikan tempat mesum mustinya harus ada petugas jaga yang standbye di tempat tersebut," saran Wakil Ketua DPRD Tanjabbar, Ahmad Jahfar SH.

Jahfar juga menegaskan tertangkapnya sepasang muda mudi mesum di Balai adat justru harusnya menjadi tamparan bagi Pemda dan lembaga adat setempat.

"Selama ini lembaga adat melayu Tanjabbar nyaris tak berfungsi Strukturalnya musti dirombak dan dibenahi," tegas politisi Partai Golkar itu.

Untuk sistem pengurus idealnya, disebutkan Jahfar, harus diisi oleh tuo tuo tengganai yang sudah tak punya nafsu berpolitik dan berkuasa lagi, sehingga dapat dijadikan suri tauladan dan panutan bagi masyarakat.

"Jangan diisi oleh orang orang partai politik,  karena rawan disalah gunakan sesuai kepentingan pribadi," sebutnya.

Jahfar menambahkan, pada intinya lembaga adat merupakan wadah masyarakat berkumpul dan bertanya.

"Lembaga adat itu tempat pergi bertanyo, balek tempat beberito," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya Balai adat di jalur dua kuala tungkal yang tidak difungsikan kini malah dijadikan tempat muda mudi bermuat mesum. Buktinya Warga Rt 01 Desa Pembengis,  memergoki pasangan muda mudi diduga berbuat mesum di Gedung Balai Adat Pemkab Kabupaten Tanjung Jabung Barat, kemari sore (17/5). Pasangan ini, diketahui masih duduk dibangku sekolah, pada saat dipergoki, pasangan ini lagi asyik berhubungan badan.

Edi selaku ketua pemuda Rt 01 Desa Pembengis mengatakan, pihaknya melakukan penggerebekan ini karena sudah sering kali melakukan pengintaian kepada warga yang sering pacaran di gedung Balai Adat ini. Hanya saja, kata dia baru hari ini, Rabu berhasil menangkap sepasang muda mudi yang lagi asyik berduaan di WC gedung tersebut.

“Waktu kami gerebek mereka lagi main, dan celanan nya sudah setengah terbuka,” kata Edi.

Edi menjelaskan, usai menangkap sepasang muda mudi mesum ini, dia bersama warga lain langsung membawa kerumah ketua RT untuk diminta proses sesuai aturan yang ada.

“Kami juga temukan bukti kondom ada dilokasi itu kita temukan, kalau nama nya kami tidak tahu précis, karena kami sudah serahkan kepada ketua RT yang jelas pasangan itu masih Pelajar SMA,” tambah Edi.


Penulis: Muammar Solihin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments