Sabtu, 21 Oktober 2017

Zola: Jadikan Perbedaan Sebagai Aset Bangsa


Jumat, 16 Juni 2017 | 11:19:58 WIB


Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli buka bersama etnis yang ada di Jambi
Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli buka bersama etnis yang ada di Jambi / Anton

JAMBI – Seluruh komponen masyarakat Provinsi Jambi diharapkan tidak menjadikan perbedaan sebagai pertentangan atau permusuhan. Sebaliknya perbedaan harus dijadikan sebagai aset yang berharga, memperkaya khasanah budaya bangsa.

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Jambi H Zumi Zola Zulkifli STP MA saat buka puasa bersama etnis, suku yang ada di Jambi, di auditorium rumah dinas Gubernur Jambi, Kamis (15/06).

“Melalui buka puasa bersama ini, banyak hal positif bisa diambil, salah satunya adalah mempererat dan meningkatkan tali silahturahmi. Saya percaya, bahwa semua etnis, suku, dan tokoh masyarakat, alim ulama, serta seluruh masyarakat memiliki peranan penting dalam pembangunan di Jambi,” ujar Zola.

"Kita patut bersyukur kepada Allah SWT, karena hidup di suatu daerah dengan negara yang aman, padahal bangsa kita sangat heterogen, mulai dari suku, ras bahasa, maupun keyakinan kita berbeda-beda. Namun berkat semboyan Bhinneka Tunggal Ika, perbedaan tersebut tidak dijadikan pertentangan atau permusuhan, malah sebaliknya perbedaan dijadikan aset berharga, untuk memperkaya khasanah budaya bangsa dan daerah kita," jelasnya.

"Jambi ini sangat kaya akan suku budaya untuk dijadikan suatu yang positif. Allah SWT, menjadikan kita berbeda-beda bukan untuk suatu hal yang negatif, tetapi suatu untuk keindahan," sambung Zola.

Gubernur juga berharap, agar kerukunan dan persaudaraan sesama antar kerukunan etnik, suku di Jambi tidak hanya terjalin pada saat bulan puasa saja, melainkan dapat diterapkan dalam kehidupan kita bersama dan diimplikasikan dengan warga masyarakat lainya," katanya.

Ditegaskannya, persatuan dan kesatuan bangsa merupakan modal dasar yang sangat penting untuk meneruskan proses pembangunan yang sedang digalakkan Pemerintah Provinsi Jambi bersama komponen masyarakat lainnya.

"Dengan persatuan dan kesatuan yang kokoh, kita akan dapat menghadirkan Provinsi Jambi yang tertib, unggul, nyaman, tangguh, aman, dan sejahtera yang disebut JAMBI TUNTAS," terang Zola.

Untuk menciptakan kondisi yang aman perlu kerja keras semua pihak, baik, penegak hukum, pemerintah, dan yang tak kalah penting seluruh tokoh masyarakat dan elemen masyarakat bersatu padu menciptakan kedamaian di Jambi.

“Alhamdulilah, sampai saat ini kita masih tergolong provinsi yang teraman di Indonesia, ini semua berkat kerja sama kita semua," katanya.
Dalam tauziah yang disampaikan Al-Ustadz Jalaluddin dinyatakan, kebhinnekaan, kebersamaan, dan kedamaian dimulai dari keluarga sendiri, kebhinnekaan suatu keniscayaan yang harus dijaga bersama oleh seluruh komponen masyarakat.


Penulis: Anton
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: Humas Provinsi

TAGS:


comments