Rabu, 23 Agustus 2017

Disdikbud Mulai Kaji Penerapan FDS


Kamis, 10 Agustus 2017 | 11:30:51 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

SAROLANGUN - Meskipun sempat mendapat penolakan dan dikabarkan batal, wacana penerapan Full Day School (FDS) sepertinya terus berlanjut, sehingga harus mendapat dukungan dari pemerintah daerah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sarolangun, H Lukman MPd melalui sekretarisnya Murtoyo SPd mengatakan, untuk menerapkan FDS, banyak hal yang harus dipertimbangkan.

‘’Seperti mushola sekolah sudah ada apa belum, kantin yang menyediakan makanan sehat sampai sore juga harus disiapkan. Mana yang sudah siap kita terapkan, mungkin beberapa sekolah dulu, sebagai percontohan,” ujar Murtoyo  Rabu(9/8).

Apakah sudah ada petunjuk dari provinsi terkait penerapan FDS ini, Murtoyo mengaku belum ada arahan khusus. ”Selagi Permennya belum dibatalkan, kita ikuti, arahan dari provinsi belum ada,” jelasnya.

Bukan hanya Disdikbud, Komisi I DPRD Sarolangun juga meminta pemerintah memperhitungkan kebijakan tersebut matang-matang, jika belum siap tidak pelu dipaksakan.

“Kalau dipandang sudah siap laksanakan, jika memang ketentuan pusat, namun saya pikir berlakukan dulu untuk anak SMP dan SLTA,” jelas Aang Purnama, anggota Komisi I DPRD Sarolangun.

Sementara untuk anak SD, menurutnya masih belum pas diterapkan FDS, karena mengganggu kegiatan anak untuk mengaji madrasah.
“Pada umumnya anak SD masih butuh waktu istirahat dan bermain, tidak baik juga kalau dipaksa belajar, belum lagi selama ini pada sore harinya anak-anak mau mengaji madrasah,” jelasnya.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments