Jumat, 15 Desember 2017

Kemendikbud Monitoring dan Evaluasi K 13 di Kota Jambi


Kamis, 10 Agustus 2017 | 11:33:35 WIB


Direktorat SMP Kemendikbud, Selamet Raharjo Mpd
Direktorat SMP Kemendikbud, Selamet Raharjo Mpd / Jainal Abidin

JAMBI - Penerapan Kurikulum 2013 (K13) untuk pembelajaran di sekolah, dilakukan monitoring dan evaluasi oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Monitoring dan evaluasi ini untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan K13 yang diterapkan SMP Kota Jambi. "Dari beberapa sekolah, kita ambil sampel, seperti SMP 1, SMP 9  dan Al Falah IT," ujar Direktorat SMP Kemendikbud, Selamet Raharjo Mpd, Rabu (9/8).

Menurutnya evaluasi ini dilaksanakan selama 3 hari ke depan. "Kita cek beberapa aspek dalam pembelajaran K13, apakah diterapkan sekolah yang telah menggunakan baik akademik maupun non akademik," jelasnya.

"Seperti dokumentasi KTSP, pembuatan RPP, penilaian yang dilakukan sekolah, dan lain sebagainnya. Yang jelas, ada 83 point yang menjadi standar evaluasi ini," katanya.

Ke depan, kata Selamet, pihaknya berharap sekolah tidak lagi menemui kendala dalam penerapan K 13, sehingga dapat dilaksanakan secara maksimal.

Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMPN 1, Dra. Desri Yenti menyebutkan pihaknya telah menerapkan K 13 sejak 4 tahun lalu.
"Ini tahun ke 4, tahun pertama percobaan, tahun kedua revisi, dan tahun ketiga dan keempat sudah tidak mengalami kendala," ujarnya.

Menurutnya, perubahan dari kurikulum sebelumnya ke K 13, semua tingkatan kelas berbeda dalam penilaian nilai lapor. "Kalau dulu raportnya, nilainya 1 sampai 4, kalau sekarang 0 sampai 100," katanya.

Bukan itu saja, dalam pembelajaran, untuk kompetensi inti 1 dan 2, dikembangkan ke kompetensi dasar dan indikator, serta buku yang menjadi paduan mengajar. "Seperti sekarang, KI 1 dan 2 hanya berlaku di Mapel Agama, dan PKN," ujarnya.

Ia berharap, dalam penerapan kurikulum di sekolah, tidak ada lagi perubahan sehingga guru bisa maksimal menyampaikan materi kepada siswa. "Guru-guru juga tidak membuat RPP lagi, hanya merevisi jika ada yang tidak sesuai," katanya lagi.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments