Sabtu, 16 Desember 2017

Kawasan Blank Spot Akan Dibangun 5 Tower BTS


Jumat, 11 Agustus 2017 | 11:40:05 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

SAROLANGUN - Pemkab Sarolangun terus berupaya membuka akses komunikasi di daerah-daerah yang selama ini belum terakses jaringan telepon seluler (blank spot area).

Tahun ini, Pemkab Sarolangun bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan membangun 5 tower Base Transceiver Station (BTS) untuk kelancaran komunikasi.

Plt Kadis Kominfo Sarolangun Drs Sarbaini, mengatakan 5 tower BTS tersebut akan dibangun dua unit di Kecamatan Air Hitam, Desa Mentawak Ulu dan Pematang Kabau.

Serta tiga unit di Kecamatan Limun, tepatnya di Desa Ranggo, Lubuk Bedorong dan Desa Meribung. ‘’Kita mengusulkan 20 unit tower ke pusat, tapi yang dikabulkan baru 5 tower,’’ katanya, Kamis(10/8).

Menurutnya, pembangunan segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Sebab, tim survey dari Telkomsel selaku vendor yang ditetapkan Kominfo, sudah datang untuk menentukan titik pebangunan tower yakni di blank spot area atau kawasan yang belum terakses jaringan seluler.
‘’Selain telepon, nantinya masyarakat sudah bisa mengakses internet, sebab sinyal yang dihasilkan sudah 3G,’’ ujar Sarbaini.

Lima unit tower BTS yang dibangun nantinya, menggunakan listrik tenaga surya, yang mempunyai kekuatan sangat baik. ‘’Jadi, meski tidak ada PLN, tower tetap bisa beroperasi, sebab menggunakan listrik tenaga surya. Teknologi seperti ini sudah banyak dipakai di Sulawesi dan Papua,’’ jelasnya.

Ke depan seluruh daerah yang belum terjangkau signal ponsel akan dibangun tower BTS kerjasama dengan Kominfo. ‘’Kalau mengharapkan murni dari vendor yang membangun tower susah terwujud. Sebab vendor membangun tower pakai hitung-hitungan bisnis. Makanya Pemkab dan Kominfo memberikan subsidi,’’ sebutnya.

Ia berharap, dengan terbuknya akses komunikasi di beberapa desa tersebut, mendorong percepatan pembangunan di kawasan tersebut. Sehingga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat setempat.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments