Rabu, 22 November 2017

Bantah Lakukan Pungli, Ini Kata Kepala SMKN 2 Tebo


Jumat, 11 Agustus 2017 | 22:38:47 WIB


Kepala SMKN 2 Tebo Sadiyo
Kepala SMKN 2 Tebo Sadiyo / Ade Sukma

TEBO – Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Tebo Sadiyo M, yang diamankan tim Saber Pungli atas dugaan melakukan pungutan liar (pungli) terhadap siswa baru, membantah telah melakukan perbuatan tersebut. Disebutkan Sadiyo, sumbangan yang dipungut tersebut sebelumnya sudah disetujui orangtua siswa.

“Sumbangan Rp 700 ribu itu merupakan persetujuan seluruh orangtua siswa melalui rapat komite. Dan juga dikelola oleh komite,” ujar Sadiyo di ruang kerjanya, Jumat (10/8).

Menurut Sadiyo, pengembangan sekolah memang program dari SMKN 2 Tebo yang disampaikan ke komite sekolah dan dibahas bersama seluruh orang tua siswa. “Program sekolah itu disepakati dalam rapat pada 8 Juli lalu. Seluruh orangtua siswa tidak ada yang komplain,” ungkap Sadiyo.

“Saya curiga ini sengaja dikondisikan bahwa kepala sekolah menerima uang atau pungli. Padahal uang tersebut di bendahara, sekolah tidak pernah menyentuh sedikitpun. Kepala sekolah hanya membuat program, kemudian disampaikan ke komite,” ujarnya lagi.

Soal dirinya diamakan Tim Saber Pungli beberapa waktu lalu, Sadiyo mengatakan awalnya ada laporan dari salah satu wali murid ke polisi. Pihak kepolisian lantas meminta berita acara rapat komite beserta daftar hadir. Setelah itu, pada 7 Agustus tim Saber Pungli yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Tebo AKP Maruli mengamankan uang hasil sumbangan senilai Rp 59 juta dan dirinya juga diperintahkan ke Polres untuk pemeriksaan.

Dikatakannya, jika memang itu melanggar aturan, pihak sekolah bersama komite akan mengembalikan seluruh sumbangan siswa. "Kalau melanggar, kita siap memgembalikan sumbangan siswa," pungkasnya.


Penulis: Ade Sukma
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments