Jumat, 15 Desember 2017

Ashabi Kembali Terlahir di MTQ Ke-47


Sabtu, 12 Agustus 2017 | 10:24:49 WIB


Pembentukan pengurus baru Ashabi
Pembentukan pengurus baru Ashabi / Nanang Suratno

MUARASABAK – Asosiasi Khattah Jambi (Ashabi) yang sempat vakum beberapa tahun, akhirnya kembali terlahir di MTQ Provinsi Jambi ke-47 di Kabupaten Tanjabtim.

Wadah ratusan khattah dan khattatah yang didirikan pada 1997 ini, kini terlahir kembali dengan pengurusan baru dan harapan baru pula.
Dewan Penasehat Ashabi, Nukman Elba mengatakan, di Jambi terdapat sekitar 200 kaligrafer. Bahkan tidak sedikit pula kaligrafer Jambi, yang patut diperhitungkan pada event nasional.

Dengan telah terbentuknya kepengurusan baru, Nukman Elba berharap Ashabi dapat memajukan kaligrafi di Jambi. “Paling tidak Ashabi kembali aktif. Sehingga Khattah dan Khattatah bisa kembali berkumpul dan bersilahturahmi. Para kaligrafer dapat saling bertukar pikiran, untuk memajukan kaligrafi di Jambi,” harapnya.

Ashabi, kata Nukman Elba, tidak hanya beranggotakan para kaligrafer saja. Namun terdapat pula para pencinta dan pemerhati kaligrafi, sehingga hasil karya kaligrafer dapat dengan mudah dipasarkan.

“Saya berharap kedepan para kaligrafer Jambi tidak hanya eksis pada event MTQ seperti ini saja, namun dapat juga eksist untuk memenuhi permintaan pasar,” katanya.

Untuk mewujudkan hal tersebut terang Nukman Elba, Ashabi kedepannya akan selalu menggelar pameran rutin setiap tahunnya.

Selain bertujuan sebagai ajang silahtturahmi, pameran kaligrafi tersebut nantinya juga dapat membantu memasarkan hasil karyanya.
“Mudah-mudahan dengan adanya kepengurusan baru ini, Ashabi selalu aktif melahirkan ide baru demi memajukan kaligrafi di Jambi,” katanya lagi.

MTQ tingkat Provinsi Jambi ke-47 di Tanjabtim, diharapkan menjadi saksi berkembangnya kaligrafi di Jambi. Untuk mewujudkan hal tersebut, tentunya diperlukan peran aktif seluruh pihak khususnya seluruh anggota Ashabi.

“Maju dan mundurnya sebuah himpunan seperti Ashabi, tergantung dari anggotanya sendiri. Dalam hal ini diperlukan peran serta semua anggota, untuk terus menghidupkan Ashabi di Jambi,” ungkapnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments