Selasa, 17 Oktober 2017

Di Batanghari, Angka Penyakit ISPA Masih Tertinggi


Jumat, 15 September 2017 | 13:55:06 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

MUARABULIAN - Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari mencatat, penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang masih banyak diderita masyarakat Bumi Serentak Bak Regam.

Berdasarkan laporan penyakit yang ditangani Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Batanghari, penderita ISPA masih menduduki peringkat pertama.

Plt Kadis Kesehatan Batanghari, dr H Elfie Yennie MARS, melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Nurjali  mengungkapkan, tingginya penderita ISPA disebabkan masih banyak masyarakat kurang perduli terhadap pola hidup sehat.

Meskipun masih cukup tinggi, dirinya bersyukur instansi pemerintah lainnya berhasil menekan kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), sehingga angka penderita ISPA di Batanghari berkurang.

"Tapi, masyarakat harus tetap mewaspadai kondisi cuaca saat ini, antara musim kemarau dan memasuki musim hujan,” jelas Nurjali.

Menurutnya, hubungan antara status gizi dengan kejadian ISPA juga sangat erat. Untuk itu masyarakat diminta menjaga kesehatan dan asupan makanan yang dikonsumsi.

“Kebersihan lingkungan juga menjadi faktor utama timbulnya berbagai macam penyakit, termasuk ISPA,” kata Nurjali.

Nurjali menambahkan, dari data yang tercatat terhitung dari Januari-Juli 2017, sebanyak 220 warga Batanghari terkena penyakit ISPA. “Kami berharap masyarakat menjaga pola makannya, seperti memperbanyak makan sayur dan buah. Karena ISPA ini masih mendominasi penyakit yang ditangani rumah sakit dan Puskesmas,” katanya lagi.


Penulis: Junaidi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments