Minggu, 19 November 2017

Harga Karet di Jambi Alami Kenaikan


Rabu, 20 September 2017 | 10:59:08 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

JAMBI - Petani karet di Jambi, boleh bersenang hati. Pasalnya, saat ini harga karet tengah mengalami kenaikan. Dinas Perkebunan Provinsi Jambi menyebutkan, harga karet yang semula Rp 9.000, kini menjadi Rp 11.600 perkilogram.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi Agus Rizal mengatakan, harga ini  berlaku ditingkat unit pengelolaan bongkar dibeberapa kabupaten.

"Sedangkan harga karet untuk di tingkat petani, berkisar Rp 7.000 hingga Rp 8.000, tergantung lokasi UPB. Di Jambi sebenarnya ada 47 UPB, namun yang aktif hanya ada 16 tersebar di Muaro Jambi, Batanghari, Tebo, Bungo, Sarolangun dan Merangin," jelasnya.

Menurutnya, saat ini kondisi ketersediaan bahan baku di Jambi cukup banyak. Namun tidak seimbang dengan jumlah pabrik yang ada, sehingga pabrik-pabrik kelebihan bahan baku.

"Inilah yang menjadi penyebab harga karet naik,  ke depan akan didorong pendirian pabrik baru agar jumlah bahan dan pabrik seimbang," terang Agus.

Tak hanya harga karet harga sawit juga mengalami kenaikan dengan periode 15 hingga 31 September.

Kata Agus, untuk umur 3 tahun Rp 1.455 perkilogram, umur 4 tahun Rp 1.577, umur 7 tahun Rp 1.777 dan 10-20 tahun Rp  1.869 perkilogram.
"Untuk kenaikan harga sawit ini dipengaruhi faktor pasar dan juga sekarang sawit dunia juga mengalami kenaikan sehingga sangat berpengaruh," katanya.


Penulis: Sharly Apriyanti
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments