Selasa, 17 Oktober 2017

SMPN 8 Bantah Paksa Orangtua Siswa Iuran Beli Server UNBK


Selasa, 10 Oktober 2017 | 11:52:47 WIB


Pertemuan sekolah, komite dengan walimurid SMPN 8 Kota Jambi
Pertemuan sekolah, komite dengan walimurid SMPN 8 Kota Jambi / Jainal Abidin

JAMBI - SMPN 8 Kota Jambi dengan tegas membantah pemberitaan yang menyebutkan sekolah memaksa orangtua siswa, untuk membeli server untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Kepsek SMPN 8 Kota Jambi, Germilasmawarni menyebutkan, sebelumnya antara sekolah, komite dan orangtua siswa telah sepakat, untuk menyiasati kendala menghadapi UNBK mendatang, pihaknya melibatkan orangtua.

"Sudah ada kesepakatan semua pihak, dan tidak ada yang keberatan," ujar Kepala SMPN 8, Germilasmawarni, Senin (8/10).Dikatakannya, sekolah sebelumnya hanya melibatkan orangtua Kelas IX, namun dinilai sangat memberatkan. "Makanya kita undang orangtua siswa Kelas VII dan kelas VIII," jelasnya.

Dalam pertemuan dengan orangtua siswa yang dilakukan secara bergantian, sekolah membicarakan kendala menghadapi UNBK. "Kepada orang tua siswa kita sampaikan bahwa sekolah kekurangan 4 unit server," imbuhnya.

Ke depan, kata Germilasmawarni pihaknya tidak lagi membebankan orangtua siswa dalam pelaksanaan UNBK. "Karena UNBK akan terus dilaksanakan," katanya.

Ia menyebutkan, untuk pelaksanaan UNBK, SMPN 8 membutuhkan 227 unit komputer untuk seluruh siswa yang ikut UN, namun hal itu tidak memungkinkan.

Saat ini, sekolah yang beralamat di lorong Arizona ini hanya memiliki beberapa unit komputer, yang jumlahnya sangat minim, dan masih menunggu bantuan dari pemerintah.

"Sekolah hanya punya 6 unit yang saat ini digunakan TU. Makanya pelaksanaan UNBK kita siasati dengan 2 atau 3 shif," ungkapnya.
Selain itu, sekolah juga tidak memaksa orangtua siswa yang kurang mampu, untuk membantu seperti lainnya. "Bisa jadi separo atau lebih, tetapi harus melampirkan data ke komite," katanya.

Germilasmawarni juga membantah informasi yang menyebutkan dirinya sulit ditemui awak media. "Selama ini saya terbuka, ada awak media datang saya terima dengan baik," bebernya.

Terpisah, Kabid SMP Disdik Kota Jambi, Ariyanto menyebutkan, untuk UNBK mendatang, sekolah diharuskan melaksanakannya. "Baik yang melaksanakan mandiri, atau menumpang," paparnya.

Bagi sekolah yang tahun lalu masih menggunakan UNKP atau UNBK menumpang, tahun ini diharuskan melaksanakan secara mandiri. "Salah satunya SMPN 8 Kota Jambi yang ditunjuk melaksanakan UNBK," sebutnya.

Mengantisipasi kendala yang dihadapi, sekolah boleh melibatkan orangtua siswa, melalui komite sekolah. "Sesuai Permen Nomor 75 Tahun 2016 peran komite untuk meningkatkan kualitas sekolah," terangnya.

Ia berharap orangtua siswa dapat membantu dalam pelaksanaan UNBK. "Sehingga pelaksanaan UNBK mendatang, sukses," katanya.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments