Senin, 23 Oktober 2017

Diduga Perdagangkan Kulit Harimau, 2 Warga Merangin Diringus


Kamis, 12 Oktober 2017 | 09:33:28 WIB


Satreskrim Polres Merangin bersama BKSDA dan TNKs berhasil meringkus diduga pelaku berdagangan kulit harimau
Satreskrim Polres Merangin bersama BKSDA dan TNKs berhasil meringkus diduga pelaku berdagangan kulit harimau / istimewa

BANGKO - Tim gabungan dari Satreskrim Polres Merangin, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), dan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Rabu (11/9) kemarin, meringkus dua orang yang diduga hendak memperdagangkan kulit dan tulang harimau.

Informasi yang berhasil dirangkum, pelaku yang diringkus adalah Firfaus alias Fir (46) warga Batang Masumai, Kabupaten Merangin, serta Sutrimo alias Trimo (46), warga Bangko, Kabupaten Merangin. Keduanya diringkus saat berada di depan Hotel Royal yang berlokasi di Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan Kabupaten Merangin.

Dari penangkapan keduanya diamankan barang bukti berupa 1 lembar kulit harimau serta lebih kurang 3 kg tulang harimau. Kemudian juga diamankan mobil Suzuki Esxudo nopol BH 1175 PM dan sejumlah barang bukti lainnya.

Kapolresta Merangin AKBP Aman Guntoro, melalui Paur Humas Ipda Sitorus membenarkan adanya 2 orang yang diringkus karena diduga memperdagangkan kulit harimau. Saat ini pelaku beserta barang bukti diamankan di Polres Merangin guna proses lebih lanjut.

"Pelaku akan dijerat dengan pasal 40 ayat (2) jo pasal 21 ayat (2) huruf d Undang-Undang RI Nomor 5 tahun 1990 tentang konsevasi sumber daya alam hayati dan ekosistem," ujarnya, Kamis (22/10).


Penulis: Andi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments