Senin, 23 Oktober 2017

Gara-gara Sawit, Anak Aniaya Ibu Kandung Hingga Babak Belur


Kamis, 12 Oktober 2017 | 09:46:58 WIB


Pelaku penganiayaan terhadap ibu kandung yang berhasil ditangkap anggota Polsek Rantau Rasau
Pelaku penganiayaan terhadap ibu kandung yang berhasil ditangkap anggota Polsek Rantau Rasau / istimewa

MUARASABAK - Kesal gara-gara buah sawit dipanen tanpa sepengetahuan dirinya, Kasidi, warga SK 13, RT 17 Desa Harapan Makmur, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), mengamuk dan menganiaya ibu kandungnya sendiri hingga babak belur.

Akibat perbuatannya itu, Kasidi harus mendekam di balik jeruji besi. Ia ditangkap setelah dilaporkan oleh ayahnya, Giman, ke Polsek Rantau Rasau dengan bukti laporan nomor LP / B-13 / X / 2017 / Res Tanjab Tim / Sektor Rantau Rasau.

Kapolsek Rantau Rasau Iptu Rahmat Damaiandi saat dikonfirmasi mengatakan, penganiayaan tersebut terjadi Selasa (10/10) lalu. Bermul saat Kasidi pulang ke rumah dan menanyakan kepada ibunya siapa yang memanen sawit.

"Saat itu korban menjawab tidak tahu. Tiba-tiba pelaku langsung memukuli korban dengan kayu," ujar Rahmat, Kamis (12/20).

Akibatnya, lanjut Rahmat, korban mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kiri. Kemudian wajah korban bengkak dan memar, serta tangan robek akibat gigitan pelaku.

Lebih lanjut Rahmat mengatakan, setelah mendapatkan laporan pihaknya langsung mengamankan Kasidi. Saat ini, kata Rahmat, pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Kasidi.

"Pelaku kita jerat dengan pasal 44 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga," pungkasnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments