Selasa, 17 Oktober 2017

Program Beasiswa Gakin Dinilai Berhasil


Kamis, 12 Oktober 2017 | 10:46:33 WIB


Program Beasiswa Gakin dinilai berhasil
Program Beasiswa Gakin dinilai berhasil / Andi Kurniawan

BANGKO - Program beasiswa keluarga miskin (Gakin) yang diterapkan Bupati Merangin H Al Haris, dinilai berhasil oleh masyarakat. Betapa tidak, program tersebut mampu menekan angka kematian ibu dan bayi sampai nol persen.

Program beasiswa Gakin ini memang dipandang sangat tepat. Sebab, Al Haris merekrut anak-anak dari keluarga tidak mampu yang berdomisili di pelosok desa, untuk dikuliahkan di bidang kebidanan.

Ada 40 orang anak yang terseleksi berhasil mendapatkan beasiswa Gakin. Dari 40 orang anak itu, sebanyak 23 orang telah menyelesaikan kuliah Kebidanan.

‘’Masih ada sebanyak 17 anak lagi yang belum lulus STR, sehingga anak tersebut belum murni mendapat gelar bidan. Bagi mereka yang telah lulus, sudah kami tugaskan di desa asal mereka,’’ujar Bupati.

Melalui penempatan bidan yang berasal dari desa itu sendiri, bupati yakin bidan tersebut tidak akan pindah tugas. Mereka akan konsentrasi di desanya mengurus para ibu-ibu hamil.

Sekarang anak-anak dari keluarga tidak mampu itu lanjut bupati, telah menjadi bidan-bidan tangguh yang siap melayani ibu hamil kapan saja. Dalam melayani masyarakat para bidan itu, tidak ‘pandang bulu’.

Melanjuti program beasiswa Gakin tersebut, saat ini bupati tengah menguliahkan 40 orang lagi anak-anak dari keluarga miskin. Mereka tidak hanya dikuliahkan menjadi bidan, tapi juga ada Farmasi, Lingkungan dan Analis.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Merangin dr H Solahudin, pasca ditempatkannya para bidan-bidan itu, sampai Oktober 2017 ini, baru ada dua kasus angka kematian ibu dan bayi.

‘’Mudah-mudahan angka kematian ibu dan bayi ini dapat terus ditekan seiring semakin banyaknya bidan yang mengurus para ibu-ibu hamil di pelosok desa. Kita targetkan Merangin bebas angka kematian ibu dan bayi,’’ katanya.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments