Jumat, 15 Desember 2017

BBTNKS Sesalkan Tindakan Warga Bunuh Beruang


Kamis, 12 Oktober 2017 | 16:07:15 WIB


Seekor beruang yang mati usai ditombak warga
Seekor beruang yang mati usai ditombak warga / Dedi

KERINCI - Seekor beruang liar mati di tombak warga setelah masuk ke perkampungan dan membuat heboh seisi Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Siulak mukai, Kabupaten Kerinci, Rabu (11/10) kemarin. Namun aksi warga tersebut disesalkan oleh pihak Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS).

Agusman, dari BBTNKS mengatakan, beruang adalah satwa liar yang dilindungi sehingga tidak bisa seenaknya saja dihabisi nyawanya. "Kasus ini akan ditangani oleh Balai Besar TNKS Wilayah I," ujarnya.

Menurut Agusman, beruang yang berada di luar habitatnya cenderung lebih agresif. Ada sejumlah penyebab yang membuat satwa liar terpaksa ke luar dari habitatnya di hutan. Penyebab pertama adalah akibat perburuan satwa, dan yang kedua adalah terjadi kerusakan yang parah di habitatnya.

Baca Juga: Beruang Masuk Kampung, Warga Ketakutan

“Sangat jarang satwa liar seperti beruang sampai masuk ke permukiman warga. Beruang tidak suka melihat manusia, biasanya ada ancaman yang membuat mereka keluar dari habitatnya,” jelasnya.

Dikatakannya lagi, secara prosedural, ketika ada hewan liar yang keluar dari habitat aslinya ke perkampungan maka warga harus melaporkannya ke BBKSDA. “Kita tentunya menyesalkan adanya kejadian ini,” tandasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments