Senin, 23 Oktober 2017

Ini Prediksi Indo Barometer untuk Pilkada Kerinci 2018


Kamis, 12 Oktober 2017 | 16:16:17 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa
“Dari sekian banyak nama, Tafyani Kasim bisa menjadi kuda hitam, pada sisi pengenalan Tafyani masih rendah yakni sebesar 42,3 persen, tapi secara elektabilitas dia bersaing di tiga besar membuntuti Incumbent dan Monadi,” ulas Avis.

Sementara itu, dari sisi kepuasan publik terhadap kinerja Adirozal sebagai bupati, tingkat ketidakpuasan sebesar 51,5 persen, lebih tinggi dari pada tingkat kepuasannya sebesar 42,3 persen, yang tidak tahu atau tidak jawab 6,3 persen.

Adapun kinerja pendampingnya, Zainal Abidin selaku wakil bupati memiliki tingkat ketidakpuasan sebesar 30,5 persen, masyarakat yang puas sebesar 39,0 persen, tidak tahu atau tidak jawab sebesar 30,5 persen.

“Pengalaman kita di berbagai survei pilkada, jika tingkat kepuasan incumbent rendah dibawah 50 persen akan sulit bersaing. Idealnya kepuasan seorang incumbent minimal 70 persen bahkan 80 persen,” beber Avis.

Ditambah tingkat masyarakat yang menginginkan terpilihnya kembali Adirozal sebagai Bupati periode selanjutnya cukup kecil. Publik mendukung Adirozal menjadi Bupati sebesar 31,8 persen, tidak menginginkan kembali 47,8 persen dan yang tidak tahu atau tidak jawab sebesar 20,5 persen.

Penulis: Muhammad Khusnizar
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments