Rabu, 13 Desember 2017

Diguyur Hujan, Jalan Jadi Kubangan Kerbau


Kamis, 12 Oktober 2017 | 20:46:12 WIB


Dua unit mobil terjebak di jalan penghubung Desa Sungai Jambat menuju Desa Sungai Sayang, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjabtim
Dua unit mobil terjebak di jalan penghubung Desa Sungai Jambat menuju Desa Sungai Sayang, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjabtim / Nanang Suratno

MUARASABAK – Hujan dengan intensitas tinggi yang belakangan ini kerap mengguyur wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) berdampak pada terganggunya arus transportasi di sejumlah wilayah. Pasalnya, hujan membuat kerusakan jalan semakin bertambah parah sehingga sulit untuk dilalui.

Salah satunya adalah jalan penghubung antara Desa Sungai Jambat menuju Desa Sungai Sayang di Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjabtim. Akibat sering diguyur hujan dengan intensitas tinggi, jalan tersebut saat ini berupah menjadi kubangan kerbau.

“Jika hujan turun dengan intensitas tinggi, maka kondisi jalan akan sangat parah. Kondisi ini sangat membuat warga menderita, khususnya yang berprofesi sebagai petani. Karena jalan ini juga merupakan akses untuk mengangkut hasil pertanian,” ungkap Heri, warga Sungai Jambat kepada koran ini, Kamis (12/10).

Ditambahkan Heri, tidak jarang ada kendaraan yang mengangkut hasil pertanian terjebak saat melintasi jalan tersebut. Bahkan ada yang sampai harus bermalam di jalan menunggu kendaraan bisa dievakuasi.

Jika sudah seperti ini, lanjut Heri, masyarakat yang dirugikan. Terutama petani, yang tidak bisa mengeluarkan hasil pertaniannya untuk dijual ke daerah lain. “Inilah derita masyarakat Sungai Jambat dan Sungai Sayang,” sebut Heri.

Lebih lanjut Heri mengatakan, masyarakat kedua desa sangat mengharapkan agar pemerintah segera tanggap dengan kondisi tersebut. Jika jalan tidak segera diperbaiki, kata Heri, maka masyarakat akan semakin mederita.

“Pemerintah daerah harus segera memperhatikan permasalahan ini. Jangan sampai masyarakat semakin merugi,” pungkasnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments