Jumat, 24 November 2017

BPBD Jambi: Sepanjang Sungai Batanghari, Tebo, Merangin Hingga Kerinci Rawan Banjir dan Longsor


Senin, 13 November 2017 | 21:40:20 WIB


Salah satu lokasi rawan longsor di jalan yang menghubungkan Kabupaten Merangin dan Kabupaten Kerinci
Salah satu lokasi rawan longsor di jalan yang menghubungkan Kabupaten Merangin dan Kabupaten Kerinci / metrojambi.com

JAMBI - Memasuki musim penghujan, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi minta agar masyarakat untuk mewaspadai bencana banjir. Meskipun saat ini Provinsi Jambi belum memasuki status siaga banjir.

Kepala BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, mengatakan bahwa saat ini tinggi permukaan air di Sungai Batanghari mencapai 10,60 meter. Sedangkan untuk memasuki siaga 3 tinggi permukaan air 13,87 meter. "Saat ini belum bisa dikatakan siaga level 3," kata Bachyuni, Senin (13/11).

Meski begitu, dia mengatakan, di sepanjang Sungai Batanghari, di Tebo, Merangin, serta kerinci termasuk daerah yang rawan banjir dan longsor. Oleh karena itu baik pemerintah daerah maupun masyarakat harus waspada.

"Dalam hal waspada banjir dan tanah longsor masing-masing pemerintah daerah telah melakukan pemetaan guna mengantisipasi," ucapnya.

Pemerintah Provinsi Jambi sendiri, kata dia, sangat siap dalam menghadapi bencana yang berkemungkinan terjadi dalam musim penghujan ini. Sebut saja kemungkinan terjadinya banjir, puting beliung maupun tanah longsor.

Untuk menghadapi bencana yang mungkin terjadi, Pemerintah Provinsi Jambi melalui BPBD untuk sementara mengaktifkan posko banjir di depan rumah dinas gubernur. Selain itu juga disediakan peralatan lengkap seperti kapal, logistik maupun petugas.

Saat ini juga, kata dia, Pemerintah Provinsi Jambi atas rekomendasi gubernur telah mendapatkan bantuan logistik senilai hampir satu miliar dari pemerintah pusat.

"Logistik ini telah kami serahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kota, seperti kebutuhan pokok maupun kebutuhan penunjang seperti pangan, sandang dan kebutuhan lainnya," pungkasnya.


Penulis: Sharly
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments