Senin, 20 November 2017

Pasca Pembakaran Mapolres Dharmasraya, Dewan: Kenapa Polisi Harus Menembak Mati


Senin, 13 November 2017 | 21:50:10 WIB


Kebakaran yang terjadi di Mapolres Dharmasraya, Minggu (12/11) dini hari
Kebakaran yang terjadi di Mapolres Dharmasraya, Minggu (12/11) dini hari / istimewa

PADANG - Pasca peristiwa pembakaran Mapolres Dharmasraya, Minggu (12/11) dinihari, Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Arkadius, mendesak polisi agar mengusut kasus ini sampai tuntas

Menurut dia, polisi harus memperjelas kasus ini. Terutama terkait siapa dalang aksi pembakaran. “Apakah benar teroris atau orang yang tidak senang dengan polisi di sana," katanya seperti dikutip dari Antara.

Sebenarnya, dia mengatakan, dalam pengungkapan kasus ini bisa diperjelas seandainya kedua pelaku yang ditembak mati itu masih hidup.

"Kenapa polisi harus menembak mati. Apakah petugas tidak dapat melumpuhkan mereka dengan menembak kakinya," ucapnya.

Dengan fakta yang terjadi saat ini, kata Arkadius, sudah barang tentu akan menyulitkan polisi dalam pengungkapan siapa dalang peristiwa tersebut.

"Polisi harus segera menuntaskan pertanyaan masyarakat apakah pelaku ini benar-benar teroris atau orang yang terganggu kepentingannya oleh kepolisian," ujarnya lagi.

Yang jelas, dia turut prihatin dengan terbakarnya Mapolres Dharmasraya itu. Dia berharap peristiwa serupa tidak lagi terulang di kemudian hari. Ini harus menjadi pelajaran penting bagi pihak kepolisian.  

"Polda harus menyelesaikan persoalan ini sehingga memberi keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat," katanya.


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: Antara

TAGS:


comments