Sabtu, 16 Desember 2017

Ekspor Komoditi Asal Jambi Turun


Sabtu, 04 November 2017 | 10:43:28 WIB


Kepala BPS Provinsi Jambi, Dadang Hardiwan
Kepala BPS Provinsi Jambi, Dadang Hardiwan / dok/metrojambi.com

JAMBI - Nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada September 2017 mengalami penurunan sebesar 5,55% dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu nilai impor pada September 2017, mengalami kenaikan sebesar 9,95 persen.

Kepala BPS Provinsi Jambi, Dadang Hardiwan menyebutkan, nilai ekspor asal Jambi pada bulan September 2017 mengalami penurunan 5,55% dibanding bulan Agustus yaitu dari US$ 251,98 juta menjadi US$ 237,09 juta.

Sementara, nilai impor pada September 2017 mengalami kenaikan sebesar 9,95 persen dibanding bulan sebelumnya yakni US$ 7,60 juta pada bulan Agustus 2017 menjadi US$ 8,36 juta pada September.

Dadang mengungkapkan, penyebab utama turunnya ekspor Provinsi Jambi pada September 2017 adalah turunnya ekspor komoditi teh dan rempah.

"Di samping itu, penurunan juga terjadi pada komoditi pinang, minyak nabati, karet dan olahannya, kayu lapis dan olahan lainnya, arang serta komoditi pulp dan kertas," ungkapnya.

Komulatif ekspor Jambi sampai dengan September 2017 kata Dadang, lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2016. Capaian ekspor sampai September 2017 adalah sebesar US$ 1.969,24 juta atau terjadi kenaikan sebesar 46, 75%.

Total ekspor di Jambi adalah kelompok pertambangan, yakni sebesar 47,81% diikuti kelompok sebesar 45,94% dan kelompok pertanian sebesar 6,25%.

Bla dirinci menurut komoditi kelompok pertambangan didominasi oleh migas yang memberikan kontribusi mencapai 44,73% penyumbang kontribusi terbesar dan kelompok industri karet dan olahan yang mencapai 28,21%. Sedangkan dari kelompok tanaman pertanian komodoti pinang memiliki sumbangan 5,15%.

Dadang mengatakan, secara umum nilai ekspor asal provinsi Jambi pada September 2017 kebeberapa negara utama mengalami kenaikan, seperti ke Malaysia, Thailand, Inggris, Jepang, Cina, India, Australia dan Korea Selatan.

Sedangkan pergerakan turunnya nilai ekspor dapat diamati kebeberapa negara seperti Singapura, Jerman, Perancis, Jepang, Amerika Serikat dan Taiwan.

Sementara itu, secara komulatif sampai September 2017 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa transaksi mengalami peningkatan, namun demikian ada beberapa transaksi ekspor ke berbagai negara mengalami penurunan dan terjadi pada ekspor ke Perancis, Australia dan Taiwan.


Penulis: Sharly Apriyanti
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments